KPU Kabupaten Bandung Kesulitan Cairkan Dana Pilkada

TEMPO Interaktif, Bandung - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung, kesulitan mencairkan dana untuk Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung yang telah memasuki tahapan verifikasi calon perseorangan.

KPU sendiri dijanjikan dana sekitar Rp 48,5 miliar untuk penyelengaraan hajatan demokrasi ini dari Pemerintah Kabupaten Bandung. "Alasan belum cairnya karena alasan teknis dan rekomendasi pengeluaran anggaran," ujar Ketua KPU Kabupaten Bandung Osin Permana, Minggu (25/4).

Ia menyatakan, sampai saat ini penyelengara belum mendapatkan honor dari pekerjaannya di mana dalam proses verifikasi calon perseorang pihaknya sudah melibatkan anggota PPK dan PPS. "Saya harap dukungan dari pemerintah, padahal kita sudah all out untuk menyelengarakan pilkada ini," ujarnya.

Osin menyatakan, KPU Kabupaten saat ini tengah melakukan proses verifikasi terhadap empat pasangan calon perseorangan yang lulus tahapan administrasi setelah dilakukan verifikasi ulang terhadap surat dukungan tujuh pasangan calon perseorangan.

Sebelumnya ada 12 pasangan yang mendaftarkan diri dan mengambil formulir pendaftaran."Proses verifikasi akan dilakukan dalam 21 hari ke depan," jelasnya.

KPU Kabupaten Bandung mensyaratkan tiap pasangan perseorangan harus melampirkan bukti dukungan berupa Kartu Tanda Penduduk sekitar 100.638 suara atau 3 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Bandung.

"Jika ada kekurangan dukungan setelah proses verifikasi, calon perseorangan harus menyertakan dua kali lipat dukungannya jika ingin lolos," katanya.


ALWAN RIDHA RAMDANI