Buku Biografi Amien Rais Diluncurkan

Buku Biografi Amien Rais Diluncurkan

TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO Interaktif, Jakarta - Buku Menapak Jejak Amien Rais diluncurkan oleh Penerbit Erlangga di kantor PP Muhammadiyah, Menteng Jakarta, Kamis sore ini, 29 April 2010. Buku ini berisi perjalanan hidup Amien Rais dilihat dari beragam sudut pandang. Buku yang ditulis anak kedua Amien, Hanum Salsabiela Rais, mengupas sisi humanis mantan Ketua MPR itu, tidak sekadar sebagai politikus, tapi sebagai suami, ayah, dan teman diskusi.

Beberapa nasihat kecil Amien kepada Hanum tertuang dalam buku ini. Misalkan tentang menekuni keahlian. "Kalau kamu ingin sukses, sukses apa saja, kamu harus menyisihkan minimal tiga jam sehari untuk menekuni apa yang kamu sukai," ujar Amien. Pesan menarik lain yang diingat Hanum adalah soal pernikahan. "Pernikahan adalah waktunya untuk berhenti membandingkan."

Peluncuran ini diawali dengan diskusi dengan pembicara Amien, Hanum, mantan politikus PAN, Drajat Wibowo, serta dihadiri oleh Menkumham, Patrialis Akbar.

Buku: Menapak Jejak Amien Rais
Penulis: Hanum Salsabiela Rais
Tebal: 300 halaman
Penerbit: Erlangga, Jakarta
Harga: Rp 60.000

Akbar Tri Kurniawan

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
pak aminadalah contoh yang harus ditiru dan diteladani karena apa yang dikatakannya tak lepas dari ajaran-ajaran yang diajarkan menurut agamanya amin.
0
0
Jangan prejudis dulu, saya sudah baca bukunya mbak Hanum ini dari Gramedia. Sangat menawan gaya bahasanya. Tidak tinggi tinggi dan banyak pelajaran hidup yang sepele tp terkadang kita lupa. Tidak melulu melihat sudut pandang pak amien yang politik teruss two thumbs up
0
0
biografi mantan peminpin indonesia saya kira tidak ada yg baik untuk di baca begitu juga tentang seorang amin rais sbb semuanya hanya akan mengemis pada rakyat selagi ada maunya tapi kalau sudah jadi,lupa sama sekali,contohnya amin waktu menjabat ketua MPR/DPR tetap sajah tidak memihak pada rakyat.
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X