Inspirasi Gaya Rambut

TEMPO Interaktif, Bak sepasang kekasih, keduanya menari di atas panggung penuh gemerlap cahaya. Lelaki itu mengangkat tubuh si gadis laksana penari balet. Diputarbalikkan si gadis di atas bahu lelaki itu. Rambut panjang si gadis terurai menutupi wajahnya.

Sebuah gunting tampak berkilauan di atas panggung. Lelaki itu mengeluarkannya dari saku jas hitamnya, dan "krip... krip... krip...". Ia memotong rambut si gadis. Tak berhenti pada satu potongan, ia memotong, memotong, dan memotong lagi. Hingga akhirnya si gadis tampil dengan potongan rambut baru yang menawan.

Lelaki itu adalah Alex Lim, penata rambut asal Malaysia, yang terkenal akan aksi panggungnya yang luar biasa. Alex baru saja menyandang gelar Asian Top Fashion Hairstylist of the Year di Cina awal tahun ini. Selasa dua pekan lalu, di Jakarta, Alex bersama tim dari Malaysia menampilkan keahlian mereka dalam Salon Tour Indonesia 2010, sebuah <I>event<I> tahunan yang digelar Makarizo.

Mengusung tema "Intersection of Time", produsen produk perawatan rambut itu menampilkan tren rambut sepanjang tahun ini. Untuk awal tahun, trennya diwarnai gaya rambut Bobbylicious, dengan guntingan bob, yang presisi dan berkarakter. Warna icy-chocolate dalam gaya rambut Bobbylicious ini menggambarkan masa lalu yang kelam dan menghanyutkan.

Tren ini mengharuskan para penata rambut lebih cermat dan akurat. Sebab, guntingan presisi dalam tren rambut tersebut termasuk paling susah dalam dunia tata rambut. "Menggunting bob presisi membutuhkan skill tinggi," tutur Shierly Nangoy dari Makarizo Indonesia.

Gaya rambut Geotransmetric, dengan bentuk geometris solid dalam guntingan maupun styling, akan populer pada pertengahan tahun. Gaya rambut ini terinspirasi oleh keceriaan manusia dalam perjalanan waktu saat ini. Warna terang, seperti kombinasi copper dan red, membawa aura keceriaan dalam gaya rambut geometris solid ini.

Pada akhir tahun, gaya rambut Trimedge Code, yang kental akan aroma individualistik, ditampilkan dalam guntingan freestyle dengan sedikit penipisan yang memberi kesan glamor. Warna fire gold yang menampilkan tekstur rambut yang lebih hidup terinspirasi dari sifat manusia yang siap menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.

Hiromi Itaya, ahli tata rambut ternama dari Jepang, turut meramaikan acara ini. Di tengah show gaya rambut Geotransmetric, Hiromi tampil dengan aksi akrobatiknya dalam memotong rambut. Tujuh anggota baru Intercoiffure Mondial--Asosiasi Penata Rambut Internasional--dari Indonesia juga unjuk kebolehan dalam show gaya rambut Trimedge Code.

Selain gaya rambut wearable, gaya rambut avant garde ditampilkan dalam pergelaran ini. Diiringi musik eksperimental, tiga model berpakaian serba hitam, dengan wajah tertutup warna hitam, menampilkan gaya rambut avant garde. Rambut hitam berbentuk bunga raksasa dengan hiasan keperakan seolah menari dalam layar bergerak yang menampilkan keindahan alam. | AMANDRA MUSTIKA MEGARANI