Film Porno Pantai Kuta Kembali Hebohkan Bali

Film Porno Pantai Kuta Kembali Hebohkan Bali

ilustrasi

TEMPO Interaktif, Denpasar - Setelah film Cowboys in Paradise, Bali kembali dihebohkan dengan film porno berjudul Koreana. Film berdurasi 22 menit itu mengambil setting Pantai Kuta.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Bali Komisari Besar Gde Sugianyar menyatakan, meskipun judul filmnya Koreana, namun pemeran wanita dalam film itu dipastikan orang lokal. "Pemeran wanitanya dipastikan orang lokal," kata Sugianyar di Denpasar, Kamis (6/5).

Sugianyar menyatakan, film ini diduga dibuat pada 2003. Namun peredaran CD dan internetnya baru terdengar sekarang karena baru diangkat media.

Menurut dia, pembuatan film ini tergolong amatir. Hal ini dapat dilihat dari kualitas gambar yang dihasilkan dari film tersebut. "Dilihat dari kualitasnya, bisa jadi pengambilan gambar ini hanya untuk keperluan pribadi," katanya.

Kendati demikian, Polda Bali akan menyerahkan perkara ini ke Kepolisian Kota Besar Denpasar. "Poltabes tentu akan mengambil langkah-langkah guna menindaklanjuti kasus ini," kata perwira melati tiga ini.

Film Koreana ini bercerita tentang seorang wanita lokal yang melakukan oral seks. Sebelumnya, wanita tersebut mengacungkan minuman dengan mengambil setting di Pantai Kuta.

WAYAN AGUS PURNOMO

Komentar (20)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
2
1
di akui atawa tidak, film2 porno itu merusak masysrakat, lebih2 generasi muda yg minim ilmu agamanya. jadi ya harus di berantas.
0
2
di akui atawa tidak, film2 porno itu merusak masysrakat, lebih2 generasi muda yg minim ilmu agamanya. jadi ya harus di berantas.
0
0
DUNIA SMAKIN TUA........ BERTOBATLAH.... KESENANGAN DUNIAWI G\' KAN DI BWA MATI.....
2
2
Tobat...tobat..
0
2
Saya pikir produk pornografi akan selalu ada dan berkembang kalau kita mengekspos mereka terus. Harusnya kita cuekin aja. Dalam artian; tidak usah terlalu diblow-up sampai seperti penghakiman tapi berikan pendidikan seks yang benar buat generasi muda kita supaya mereka tahu bagaimana mengelola waktu dan kegiatan mereka dengan baik dan sehat. Pangsa pasar pornografi malah semakin berkembang kalo kita memberi mereka perhatian terlalu banyak!
Selanjutnya
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X