Topik
Khawatir Banjir dan Longsor Susulan, Warga Pacitan Mengungsi
TEMPO Interaktif, Pacitan - Khawatir terjadi banjir dan longsor susulan, beberapa warga yang wilayahnya dilanda banjir dan longsor di Pacitan terpaksa mengungsi. Salah satu wilayah yang sejak Sabtu (15/5) dilanda banjir adalah Kecamatan Arjosari, Pacitan.
Di Lingkungan Pajaran, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, banjir yang mencapai tingggi sekitar satu meter menggenangi jalan dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Tak hanya banjir, sebuah rumah di Dusun Grunggung, Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari, juga tertimpa material longsoran. “Terpaksa sementara mengungsi karena khawatir terjadi banjir dan longsor susulan,” ungkap Wanto, 53 tahun, salah satu warga yang rumahnya tertimpa material longsoran, Ahad (16/5).
Bencana longsor juga menimpa rumah warga di Dusun Kwaron, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pacitan. “Rumah saya tertimpa longsoran dari tebing di samping rumah. Lebih baik mengungsi dulu karena hujan deras kadang masih terjadi,” ucap Mariah, 60 tahun, salah satu warga setempat.
Bencana longsor juga menelan korban jiwa salah satu warga di Desa Tamanasri, Kecamatan Pringkuku. Longsor di Pringkuku ini menyebabkan satu korban tewas setelah rumahnya tertimbun material longsoran. Korban tewas adalah Sero, 69 tahun.
Sero yang sudah lanjut usia itu tinggal serumah dengan kedua anaknya dan seorang keponakannya. Keponakan Sero, Katini, 41 tahun, dan anak Sero, Tusiyem, 38 tahun, mengalami luka berat karena tertimpa material longsoran batu dan tanah. Sedangkan anak Sero yang lain, Supi, 39 tahun, mengalami luka ringan.
ISHOMUDDIN





