Wakil Walikota Jakarta Utara Minta Warga Sukapura Meminta Maaf

TEMPO Interaktif, Jakarta -Wakil Walikota Jakarta Utara Atma Sanjaya menghimbau warga Komplek Bea Cukai Sukapura untuk mengirimkan surat permintaan maaf kepada Ketua Forum Betawi Rempug. Pemintaan ini menyusul laporan warga yang mendapat ancaman pembakaran komplek dari ormas Betawi tersebut.

"Kita minta warga meminta maaf kepada ormas, nanti kerugian yang terjadi kita yang tanggung," kata Wakil Walikota Jakarta Utara Atma Sanjaya, siang ini.

Atma mengaku telah berbicara dengan Ketua FBR. Hasilnya, FBR akan mengurungkan ancaman tersebut apabila warga meminta maaf atas aksi perusakan mobil dan atribut FBR yang dilakukan awal Mei lalu. "Ketua FBR hanya meminta warga memohon maaf. Saya meminta peran aktif Lurah atau Camat setempat," kata dia.

Wakil Walikota sendiri meminta warga berbesar hati dalam menghadapi aksi yang dilakukan ormas kedaerahan semacam FBR. Dirinya juga berharap agar permasalahan dapat diselesaikan dengan cara yang damai. "Inilah rumitnya era demokrasi ini, kadang-kadang pemerintah tidak bisa mengendalikan keinginan mereka (ormas)."

Konflik berawal ketika warga Sukapura menolak pembangunan ruko di sepetak tanah yang dianggap warga sebagai fasilitas umum. Pengembang ruko tersebut meminta FBR bertindak sebagai tenaga bantuan pengamanan. Saat menyuarakan ketidaksetujuannya, warga sempat merusak sebuah mobil dan membakar atribut FBR. Pasca insiden ini, menurut pengakuan warga, FBR mengancam akan membakar komplek sebagai aksi balas dendam.

ANTON WILLIAM