Para pekerja mengeluarkan sapi impor ilegal yang berasal dari Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (23/5). TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Menteri Pertanian Temukan 2.158 Ekor Sapi Impor Illegal
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Pertanian Suswono dalam inspeksi mendadaknya ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Ahad (23/5), menemukan 2158 ekor sapi impor ilegal diselundupkan ke Indonesia.
Sapi itu diangkut dari Australia ke dermaga 201, menggunakan kapal MT Shorthorn Express. “Sapi-sapi itu tidak memiliki SPP (Surat Persetujuan Pemasukan). Jadi bisa dikatakan ilegal,” kata Suswono.
Saat ini, ke-2158 sapi tersebut sedang ditahan oleh Karantina Pertanian Tanjung Priok. “Sedang diselidiki, kenapa sampai bisa (masuk pelabuhan),” ujarnya.
Dengan menurunnya harga ternak sapi potong sejak enam bulan terakhir, mulai 20 Januari 2010 dilakukan upaya rasionalisasi impor dengan menutup sementara pengeluaran SPP sapi impor. Penerbitan SPP dibuka kembali pada April lalu, untuk memenuhi kekurangan kebutuhan daging sapi di berbagai daerah.
Masuknya 2158 sapi ilegal dari Australia tanpa SPP, dikatakan Suswono, melanggar Peraturan Menteri Pertanian No.7 tahun 2008 tentang syarat dan tata cara pemasukan dan pengeluaran benih, bibit ternak dan ternak potong.
Sanksi pun siap diterapkan pada importir tanpa SPP tersebut. “Mereka bisa dikenai larangan melakukan pemasukan atau pengeluaran benih, bibit ternak atau ternak potong, dilarang mengedarkan, dimusnahkan ternaknya, direkomendasikan untuk dicabut izin usahanya, atau direkomendasikan untuk dicabut API-U (Angka Pengenal Impor Umum)-nya,” ujar Suswono.
Penemuan sapi ilegal oleh Kementrian Pertanian, menurut Suswono, baru kali pertama terjadi sejak Januari 2010. “Karena ada informasi soal itu (sapi impor tanpa SPP), maka saya tadi datang ke sana.”
Dikatakan Suswono, pihaknya sudah mencurigai adanya sapi ilegal yang masuk ke Indonesia. Sebabnya, belakangan ini harga ternak petani lokal jatuh. “Ini indikasi ada daging ilegal yang melimpah di pasar,” kata dia.
ISMA SAVITRI






Web via