Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bocah Pelaku Sodomi Itu Tak Mengetahui Siapa Bapaknya

image-gnews
ilustrasi
ilustrasi
Iklan
TEMPO Interaktif, Magelang - Warga Desa Jamus Kauman Kecamatan Ngluwar Magelang mengenal RZ, 15 tahun, bocah Sekolah Menengah Pertama pelaku sodomi delapan anak, sebagai anak yang lahir tanpa diketahui siapa bapaknya.

Kepala Desa Heri Susanto mengatakan RZ merupakan anak Y, 36 tahun, warga desanya. Sejak puluhan tahun lalu, Y merantau ke luar daerah untuk bekerja. Diantaranya adalah ke Bogor dan Jakarta. “Sejak muda sudah merantau,” kata dia, Rabu (2/6).

Saat pulang dari merantau pada 1995, Y sudah berbadan dua. Kini diketahui, kandungan yang ada saat itu adalah RZ, anak yang dulu dikandung Y. “Tidak tahu siapa bapaknya,” kata dia.

Dua tahun setelah melahirkan RZ di Desa, Y kembali merantau ke luar daerah. Dia berangkat ke Jakarta untuk bekerja. Hanya pada waktu tertentu saja dia pulang ke desa. Selama ditinggal ibunya, RZ pun tinggal bersama kakek dan neneknya yang bekerja sebagai petani.

Setahun lalu, Y pulang ke desa. Namun tiga bulan berikutnya, atau delapan bulan lalu, dia kembali merantau. Dia berangkat ke Malaysia untuk menjadi tenaga kerja wanita.

Selama tinggal bersama kakek-neneknya, RZ bersekolah seperti anak kebanyakan. Pendidikan sekolah dasarnya ditempuh Desa Jamus. Adapun sekolah menengah pertamanya ditempuh di dua sekolah, SMP dan MTs. “Dia pindah-pindah SMP,” kata Heri.

Nuryanto mengatakan selama tinggal bersama, tak terlihat kelainan apapun pada cucunya. Hanya saja, cucunya itu memang cukup bandel jika dinasehati.

Dia mengakui jarang memperhatikan cucunya. Sehari-hari, dia telah disibukkan dengan pekerjaan sebagai petani dan mengolah emping melinjo. Namun sepengetahuannya, tak ada yang aneh dengan cucunya. Selama ini, dia mengenal RZ sebagai cucu yang gemar bermain sepak bola.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dia mengatakan anaknya, Y, pulang setahun sekali. Namun sesekali dia masih sering mengirimkan uang untuk biaya RZ, anaknya.

RZ juga pernah nyantri di pondok pesantren Tanwirul Qulub, asuhan Kiai Abu Qomarudin, 41 tahun. Dia belajar mengaji selama dua tahun di tempat itu. Pondok seluas dua ribu meter persegi ini hanya berjarak 200 meter dari tempat RZ tinggal bersama kakek-neneknya. “Tahun 2008 dikeluarkan (dari pondok) karena memukul santri putri,” kata Abu yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama Kecamatan Ngluwar itu.

Tabiat buruk RZ lainnya, kata dia, adalah suka mencuri. Sejumlah uang dan telepon genggam milik santri pernah dicuri. Selain itu, RZ juga memiliki kebiasaan mencium anak-anak kecil yang ada di tempat itu.

Kini RZ harus berusan dengan polisi. Polisi Resor Magelang menerima pengaduan dari salah seorang korban sodomi yang dilakukan RZ. Polisi mengungkap ada delapan anak telah menjadi korban sodomi RZ, sejak 2006. Perbuatan itu dilakukan RZ sejak berusia 11 tahun. Anak korban sodomi itu terdiri dari enam lelaki dan dua perempuan, dari usia 5 tahun hingga 15 tahun. Kesimpulan jumlah anak-anak korban sodomi ini diperoleh setelah polisi memeriksa 17 anak kawan sepermainan pelaku.

ANANG ZAKARIA
 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Cerita Napi Lapas Pontianak Pelaku Sodomi, Kabur 16 Hari Ternyata Bersembunyi di Atap Penjara

10 Februari 2024

Suasana saat para Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) menerima kunjungan dari keluarga untuk berbuka puasa bersama di Lapas Kelas IIA Pontianak di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu, 29 Maret 2023. Selama bulan Ramadan 1444 Hijriah, Lapas Kelas IIA Pontianak memberikan kesempatan kepada WBP untuk berbuka puasa bersama keluarga inti agar hubungan silahturahmi kekeluargaan tidak terputus. ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Cerita Napi Lapas Pontianak Pelaku Sodomi, Kabur 16 Hari Ternyata Bersembunyi di Atap Penjara

Napi pelaku sodomi, Agun, ditemukan dalam kondisi lemas oleh petugas keamanan Lapas setelah berhari-hari sejak dinyatakan melarikan diri 16 hari lalu.


Korban Kekerasan Seksual Anak di Empang Kalideres Dapat Pendampingan Pemkot Jakbar

13 Oktober 2022

Ilustrasi pencabulan anak. shutterstock.com
Korban Kekerasan Seksual Anak di Empang Kalideres Dapat Pendampingan Pemkot Jakbar

Pemkot Jakbar memastikan korban kekerasan seksual anak itu mendapatkan perlindungan sehingga tidak mengalami trauma dan tertekan.


Polsek Kalideres Tangkap Pelaku Sodomi Bocah di Empang

13 Oktober 2022

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Subartoyo saat di lokasi kekerasan seksual, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 11 Oktober 2022. Foto ANTARA/Walda
Polsek Kalideres Tangkap Pelaku Sodomi Bocah di Empang

Anggota Polsek Kalideres, Jakarta Barat, menangkap pelaku sodomi terhadap anak yang beraksi di sebuah empang hingga tersebar melalui media sosial.


Setelah Kasus Sodomi Viral, Tak Lagi Terlihat Anak-anak Bermain di Empang Kalideres

11 Oktober 2022

Lokasi pelecehan seksual di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 11 Oktober 2022. Foto ANTARA/Walda
Setelah Kasus Sodomi Viral, Tak Lagi Terlihat Anak-anak Bermain di Empang Kalideres

Sejumlah tukang ojek yang biasa mangkal di dekat empang mengaku mengetahui kasus sodomi itu setelah viral di media sosial.


Seorang Bocah Terekam Jadi Korban Sodomi di Sebuah Empang di Kalideres Jakbar

11 Oktober 2022

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Subartoyo saat di lokasi kekerasan seksual, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa, 11 Oktober 2022. Foto ANTARA/Walda
Seorang Bocah Terekam Jadi Korban Sodomi di Sebuah Empang di Kalideres Jakbar

Bocah tersebut jadi korban sodomi seorang pria. Aksi cabul ini terekam dalam sebuah video pendek yang tersebar di media sosial.


Kaleidoskop 2020: Kasus Pembunuhan Terpopuler, Remaja NF, Hingga John Kei

26 Desember 2020

Ilustrasi Perempuan Pembunuh. shutterstock.com
Kaleidoskop 2020: Kasus Pembunuhan Terpopuler, Remaja NF, Hingga John Kei

Salah satu pembunuhan dalam Kaleidoskop 2020 metro adalah kasus mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.


Alasan Manusia Silver di Bekasi Mutilasi Korbannya Jadi Lima Bagian

10 Desember 2020

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Alasan Manusia Silver di Bekasi Mutilasi Korbannya Jadi Lima Bagian

Manusia silver tersangka pembunuhan dan mutilasi di Bekasi, AYJ alias Amoy, 17 tahun, menjelaskan alasannya memotong tubuh Dony Saputra.


Pengakuan Mengejutkan Manusia Silver Tersangka Mutilasi: Sering Disodomi Korban

10 Desember 2020

Ilustrasi mutilasi
Pengakuan Mengejutkan Manusia Silver Tersangka Mutilasi: Sering Disodomi Korban

Pengamen manusia silver berinisal AYJ alias Amoy, 17 tahun, ternyata bukan sekali saja menjadi korban sodomi oleh Dony Saputra, 24 tahun.


Manusia Silver Tersangka Mutilasi di Bekasi Korban Sodomi, Pengamat Bilang Ini

10 Desember 2020

Ilustrasi mutilasi. kisspng.com
Manusia Silver Tersangka Mutilasi di Bekasi Korban Sodomi, Pengamat Bilang Ini

Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan kepolisan harus terlebih dahulu menangani kasus sodomi yang pernah dialami manusia silver, A.


Motif Mutilasi di Bekasi, Polisi: Menolak Sodomi

9 Desember 2020

Ilustrasi mutilasi
Motif Mutilasi di Bekasi, Polisi: Menolak Sodomi

Aparat gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya menangkap seorang remaja berusia 17 tahun berinisial A, tersangka mutilasi.