foto

sxc.hu



Seratus Ibu Menyusui Serentak  

TEMPO Interaktif, BANDUNG - Seratus ibu menyusui serentak di Gedung Sate Bandung menandai diresmikannya Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) cabang Jawa Barat. "Diharapkan ini menjadi komitmen advokasi kita pada 40 persen keluarga prasejahtera di Jawa Barat," kata Netty Heryawan, istri Gubernur Jawa Barat saat membuka acara itu, Sabtu (5/6).

Netty mengatakan, mayoritas ibu-ibu mendapatkan informasi dari televisi. Sementara informasi yang ada di "kotak ajaib" itu sudah dibombardir dengan beragam produk susu yang membawa misi kepentingan industri, bukan alasan kesehatan.

Menurut Netty, penggunaan susu formula menggantikan ASI malah membuat biaya rumah tangga membengkak. "Pemberian ASI eksklusif bisa menekan pengeluaran rumah tangga di Jawa Barat," kata Ketua Penggerak PKK Jawa Barat itu.

Tak hanya itu, pemerintah juga dimintanya mendorong praktek Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di rumah sakit dan ruma bersalin untuk menyokong kampanye pemberian ASI. Praktek itu terbukti menyelamatkan 1 dari 5 bayi, dari resiko kematian pasca melahirkan.

Seratusan ibu yang berpartisipasi menyusui serentak itu berasal dari anggota milis asiforbaby (AFB). Suara tangis bayi sesekali terdengar di sela acara itu. Para ibu sesekali memberikan ASI pada bayinya untuk meredam tangisannya itu.

AHMAD FIKRI