Bonek. TEMPO/Gunawan Wicaksono
Topik
Gelar Aksi Simpatik, Bonek Kini Sudah Jinak
TEMPO Interaktif, Surabaya - Ratusan suporter fanatik kesebelasan Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan Bonek, menggelar aksi simpatik bagi-bagi bunga di 36 titik perempatan jalan, Minggu (6/4) siang.
Wastomi, Ketua Yayasan Suporter Surabaya mengatakan, aksi ini merupakan balasan atas aksi perusakan sejumlah mobil pelat "L" alias Surabaya yang dilakukan oleh suporter Arema di Malang beberapa waktu lalu. "Kita ingin balas ulah Arema, tapi balasan kita bukan aksi anarkis melainkan aksi simpatik," kata Wastomi, ketika ditemui di sekitar perempatan Siola Surabaya.
Menurut Wastomi, aksi brutal suporter seperti yang dilakukan oleh suporter Arema dengan meludahi dan merusak beberapa mobil pelat L sudah bukan zamannya lagi. "Bonek sudah jinak, kenapa suporter lainnya masih brutal," tegasnya.
Aksi bagi bunga ini juga dilakukan untuk menunjukkan suporter saat ini sudah tidak lagi hal yang menakutkan, melainkan sebuah kebanggaan bagi Kota Surabaya.
Selain di perempatan Siola, aksi simpatik para bonek mania ini juga dilakukan di kawasan Tugu Pahlawan, Jalan Diponegoro, Margorejo, Ahmad Yani, Depan Al-falah hingga ke kawasan Bundaran Waru.
Untuk melakukan aksi ini, para bonek mania setidaknya membagikan tiga ribu tangkai bunga berbagai jenis seperti melati dan mawar.
Kepala Kepolisian Resor Surabaya Utara Ajun Komisaris Besar Djoko Hari Utomo menyambut baik aksi ini. "Semoga aksi seperti ini tidak hanya simbol, melainkan pertikaian suporter bisa disudahi," kata Djoko.
Dari pantauan Tempo, para Bonek ini membagikan bunga ketika lampu sedang merah. Satu per satu mereka mencari mobil berpelat "N" alais nomor polisi Malang. Pelat "N" sengaja dipilih karena aksi ini memang untuk menyindir ulah suporter Arema.
Rohman Taufiq






Web via