foto

Partai Golkar/TEMPO/Zulkarnain

Golkar Bantah Dana Desa Terkait Pemenangan 2014

TEMPO Interaktif, Jakarta - -Sejumlah kalangan mencurigai ada motif udang di balik batu atas usul Golkar soal dana aspirasi maupun dana desa. Atas tuduhan itu, Golkar mengelaknya.

"Kesannya kalau program ini diluncurkan Golkar akan menang di 2014," kata Sekjen Golkar Idrus Marham  dalam jumpa pers di  Gedung DPR Jakarta, Kamis (10/6).

Idrus minta  khalayak untuk tidak melihat darimana usul dana itu berasal; apakah dari Golkar atau bukan. Yang diinginkan Golkar, kata Idrus, adalah sesuai konsep dasar, yakni pembangunan semakin dekat kepada masyarakat. "Demi kepentingan bangsa, Golkar tidak pikirkan soal 2014. Jangan kaitkan itu dengan pikiran yang pragmatis," kata  Idrus.

Gagasan ini, lmenurut Idrus,  sudah dikaji melalui tiga perspektif, yaitu yuridis, sosiologis, dan akademis. Secara yuridis, klaim Idrus, tidak ada UU yang dilanggar atas usulan ini.

Dia mencontohkan sejumlah UU. UU itu adalah UU Nomor 27 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD), UU tentang keuangan negara, dan UUD 1945. "Tidak ada UU itu yang melarang tentang program aspirasi," kata Idrus.

Konsepsi gagasan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari aspirasi konstituen saat kunjungan kerja atau pulang ke Daerah Pemilihan. "Kami setuju bahwa harus ada Musrembang, tapi bisa 6-7 tahun tidak jalan, makanya Golkar ajukan terobosan. Jd ini dana aspirasi yang sesuai dengan prinsip keuangan untuk rakyat," kata dia.

Amirullah