foto

Warung Internet. Tempo/Arnold Simanjuntak

Hati-Hati Memilih Warnet  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat berhati-hati memilih warung Internet. "Kalau warnet tersebut tidak bersertifikat Asosiasi Warnet Indonesia, kami tidak merekomendasikan," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto di kantornya hari ini.

Gatot mengatakan warnet yang tergabung dalam Asosiasi Warnet Indonesia (Awari) memiliki perangkat lunak DNS Nawala untuk memblokir situs-situs porno. "Para orang tua yang anaknya ingin ke warnet, tanya dulu, apakah warnet tersebut bersertifikat Awari," ujarnya.

Namun, kata dia, izin pendirian warnet diberikan oleh Pemerintah Daerah, bukan oleh Kementerian Kominfo. "Kami berharap Pemda hanya memberikan izin pendirian kepada pengusaha yang akan menggunakan software antipornografi," ujar Gatot.

Langkah ini bisa digunakan masyarakat untuk mengurangi peredaran video porno, terutama pada anak-anak.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia juga telah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk lebih ketat mengawasi warnet yang menyediakan akses ke situs pornografi. "Agar peredaran video porno tidak meluas pada anak-anak yang sering menggunakan warnet," kata Ketua KPAI Hadi Supeno di tempat yang sama.

Puti Noviyanda