ANTARA/Noveradika
Topik
Pengunjung Kafe Naik 40 Persen
TEMPO Interaktif, Jakarta - Tempat hiburan malam di Jakarta mengalami kenaikan jumlah pengunjung hingga 40 persen dalam waktu dua minggu pertandingan piala dunia.
Ketua Asosiasi Pengelola Pengusaha Hiburan Indonesia (APPBI) Adrian Maliete mengatakan kenaikan tersebut dialami restoran atau cafe di kawasan Jakarta Selatan, seperti Kemang. "Kenaikan itu dirasakan oleh cafe-cafe yang mengadakan acara nonton bareng," ujarnya sore ini.
Angka kenaikan pengunjung tersebut sayangnya berbanding terbalik dengan jumlah pengunjung di tempat hiburan seperti diskotik dan tempat karaoke."Diskotik malah mengalami penurunan sampai 30 persen," jelas Adrian.
Ditempat lain, kenaikan pengunjung sejak dimulainya piala dunia dua pekan lalu, juga diakui oleh Public Relation Hotel Shangri-La. "Acara nobar yang diadakan di Bar Bats, mengalami lonjakan pengunjung," tutur Mala Public Relation Hotel Shangri-La.
Sebenarnya kalau hari biasa menurut dia sudah punya pelanggan yang datang untuk makan malam. Jadi mereka nongkrong di bar sejak sore, sebelum pertandingan dimulai," ujarnya. Untuk persentase jumlah kenaikan pengunjung, Mala tidak dapat mengungkapkan lebih lanjut.
Senior Marketing Communication Grand Indonesia Shopping Town (GIST) Teges Prita Soraya, yang menggelar World Cup Craze ditempatnya selama piala dunia, memberi tahu, jumlah pengunjung memang tidak mengalami kenaikan secara signifikan. "Hanya saja pengunjung kita lebih lama berada di dalam mall jika ada pertandingan sore."
Yang pasti pihaknya tidak menambah jam operasi untuk pertandingan yang lewat pukul 21.00 WIB," paparnya.
HERU TRIYONO





