Goenawan Mohamad. TEMPO/Panca Syurkani
Topik
Inilah Alasan Goenawan Mohamad Mengembalikan Bakrie Award
TEMPO Interaktif, Jakarta - Apa sebenarnya alasan Goenawan Mohamad mengembalikan Ahmad Bakrie Award yang diterimanya pada 2004? "Saya tidak bisa meredakan rasa kecewa saya kepada saudara Aburizal Bakrie karena hal- hal yang dilakukan selama ini" kata Goenawan dalam jumpa pers di Kedai Tempo, kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (22/6).
Budayawan ini mengaku, sebelumnya berusaha memisahkan urusan Bakrie Award dengan langkah Aburizal sebagai tokoh politik dan bisnis. Namun kekecewaan itu mencapai puncak, ketika muncul masalah Sri Mulyani dan Boediono.
" Mereka diserang dan dimanipulasi sedemikian rupa. Ini bukan soal jabatan mereka karena saya tahu mereka tak bersalah, dihukum dan dikorbankan." kata wartawan senior Tempo itu sambil menambahkan " Saya tahu, Bakrie ada di belakang semua itu"
Kondisi itu, semakin diperparah ketika Goenawan mengaku tidak tahan mendengar jawaban Bakrie saat berdialog dengan para blogger di Langsat, Kebayoran Baru, beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Ical menjawab dengan tidak merasa bersalah dengan kasus Lapindo dan sejumlah kasus lainnya.
" Saya takut, perilaku yang mengecewakan itu akan dilupakan orang karena tertutup sejumlah usaha dan niat baik teman-teman yang bekerja untuk Bakrie Award. Tak kurang juga niat baik sejumlah orang yang bersedia menerima penghargaan itu" ujarnya.
Karenanya, Goenawan mengaku memilih menyerahkan penghargaan itu. "Sebenarnya saya berat dan sedih karena saya tahu benar di balik Bakrie Award ada niat baik. " ujarnya. Ia mengaku butuh waktu empat bulan dan berdiskusi dengan sejumlah teman untuk mengembalikan award berikut uangnya.
Dalam jumpa pers itu, Goenawan juga ditanya, kenapa baru mengembalikan sekarang setelah sekian lama. Goenawan menjawab, sengaja memberi kesempatan bagi Aburizal untuk memperbaiki diri. Namun dirinya tidak melihat ada perubahan pada Aburizal.
NUGROHO DEWANTO | RENNIE | WDA
Web via