indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Hatta Rajasa Nonton Bioskop dengan Dua Wanita Muda

Hatta Rajasa Nonton Bioskop dengan Dua Wanita Muda

Hatta Radjasa. TEMPO/Yosep Arkian

TEMPO Interaktif, Jakarta -Ada saja cara Hatta Rajasa melonggarkan syaraf ditengah kesibukannya sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional dan Menteri Koordinator Perekonomian. Salah satunya, menonton bioskop bersama.

"Kita ingin menonton film ini, mengapresiasi film yang ide-idenya dengan cemerlang memunculkan sisi kemanusian," kata dia santai saat acara nonton bareng 'Tanah Air Beta' yang diadakan keluarga besar Partai Amanat Nasional di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (22/6).

Dalam acara nonton bareng itu, tampak mencolok dua perempuan cantik berambut panjang dan berpakaian hitam, yang setia mendampingi Hatta. Mereka adalah dua putrinya yaitu Aliya Rajasa dan Azimah Rajasa. Istri Hatta, Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa, pun tak ketinggalan melengkapi suasana kekeluargaan tersebut. " Kami sekeluarga nonton. Tidak ada urusan politik disini,"ujarnya.

Acara semakin ramai dengan hadirnya Ketua MPP PAN Amien Rais. Ada juga Wakil Ketua PAN Dradjad Wibowo dan Sekretaris Jenderal PAN Taufik Kurniawan. Tak ketinggalan beberapa pengurus DPP PAN dan anggota DPR dari PAN seperti Bima Arya, Bara Hasibuan, Eurico Guteres, Primus Yustisio, Eko PAtrio dan kader lainnya memeriahkan suasana. Ruang berkapasitas 200-an kursi itu penuh terisi.

Usai menonton, Hatta mengaku tersentuh dengan film yang bercerita tentang keadaan Timor-Timur setelah berpisah dari NKRI itu. Menurutnya film tersebut menggugah setiap orang untuk berbuat sesuatu. "Ada sisi-sisi kemanusiaan yang harus kita pikirkan. Message-nya sampai. Saya beri nilai diatas delapan,"kata dia.

Meski mengaku tak ingin bicara politik, toh pria berambut putih itu tetap saja harus menanggapi pertanyaan mengenai perkembangan politik yang disodorkan wartawan.

MUNAWWAROH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X