37 Kelurahan di Depok Belum Miliki Petugas Relawan Kebakaran

TEMPO Interaktif, Depok  - Sebanyak 37 dari 63 kelurahan yang ada di Kota Depok belum memiliki petugas Satuan Relawan Kebakaran (Satlakar). Keterbatasan dana membuat pembentukan Satlakar ini baru bisa selesai seutuhnya pada tahun 2013 mendatang.

"Kami dalam setahunnya hanya bisa bentuk Satlakar di 11 kelurahan. Jadi, ditargetkan selesai 2013," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penyuluhan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Dani Kodani kepada wartawan, hari ini. 

Ia menjelaskan, Satlakar berfungsi membantu para petugas pemadam kebakaran dalam memenuhi target waktu respon lima belas menit. Di mana petugas pemadam kebakaran dituntut untuk tiba di lokasi pemadam kebakaran lima belas menit setelah adanya laporan. Menurut Dani, lokasi Depok yang padat pemukiman tidak memungkinkan hal ini terjadi. Oleh karena itu, perlu dibentuk Satlakar di tiap kelurahan.

Satu tim Satlakar terdiri dari 15 orang yang berkecimpung di RW siaga. Belasan orang ini menjalani pelatihan dari Damkar tentang teknik-teknik pemadaman api. Selain itu, tim Satlakar juga berfungsi untuk menunjukkan lokasi kebakaran kepada mobil Damkar. "Fungsinya memandu Damkar," kata Dani.

Sampai saat ini, baru 26 kelurahan yang memiliki Satlakar. Beberapa di antaranya yakni Kelurahan Cinere,  Tapos, dan Sukmajaya.

TIA HAPSARI