Rumah Sakit Hasan Sadikin Sambung Tangan Buntung

TEMPO Interaktif, Bandung - Tim dokter bedah Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung berhasil menyambung kembali tangan Hendra, 19 tahun.

Pergelangan tangan kiri lelaki asal Purwakarta itu buntung setelah terpotong mesin percetakan beberapa hari lalu. Operasi selama 11 jam kemarin itu berhasil menyambung kembali tangan Hendra. Operasi tahap kedua akan dilakukan sepekan mendatang untuk menyambung saraf.

"Tulangnya kita sambung dengan pen, pembuluh darahnya sudah normal," terang dr. Widya Arsa di Bagian Orthopaedi dan Traumalogi RS Hasan Sadikin, Rabu (30/6). Tangan Hendra kemungkinan bisa pulih dan bisa bergerak lagi dalam 6-12 bulan mendatang.

Adapun Kepala Bagian Orthopaedi dan Traumalogi RS Hasan Sadikin dr. Nucki Nursjamsi Hidajat mengatakan, penyambungan itu bisa dilakukan karena potongan tangannya tak hancur. Selain itu, dokter perusahaan menyimpan tangan buntungnya dengan baik. "Dengan cara itu, banyak yang selamat hingga 90 persen," katanya.

Menurut Nucki, potongan tubuh harus dibungkus dengan kain kasa lembab lalu dibungkus plastik. Agar tak cepat mati karena kekurangan oksigen, potongan itu juga harus di beri es lalu dimasukkan dalam termos. "Dengan cara itu bisa bertahan 10-11 jam dan bisa disambung kembali," katanya.

Dari 28 kasus bagian tubuh terpotong di RS Hasan Sadikin Bandung sejak 1983 lalu, banyak yang gagal disambung kembali karena kesalahan cara menyimpan bagian yang buntung.

ANWAR SISWADI