Gugatan Pilkada Surabaya Ditentukan Siang ini

TEMPO Interaktif, Surabaya - Calon Wali Kota Surabaya yang diusung Partai Demokrat, Golkar, dan PAN, Arif Afandi optimis gugatan yang kini dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi akan dikabulkan.

Optimisme itu, menurut dia, didasari pengalaman pilkada di Gresik dan Lamongan yang gugatannya dikabulkan oleh MK. "Berkaca pada Lamongan dan Gresik, kecurangan di Surabaya lebih sistimatis dan masif, kami optimis MK akan mengabulkan permohonan kami," kata Arif yang kini menjabat Wakil Wali Kota Surabaya ini, pagi tadi (30/6).

Dalam pilkada Surabaya, Arif yang berpasangan dengan Adies Kadier ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Surabaya sebagai pemenang kedua dan kalah dengan pasangan Tri Rismaharini-Bambang DH.

Arif-Adies yang biasa disingkat Cacak ini lantas menggugat ke MK terkait hasil pilkada Surabaya. Dan siang nanti rencannya MK akan memutuskan gugatan dari tim Cacak ini.

Dalam gugatannya, Cacak mendesak MK mengulang pelaksanaan pilkada khususnya di enam dari 31 kecamatan yang ada yaitu Pakal, Sukomanunggal, Sawahan, Tegalsari, Wonokromo, serta Rungkut. "Dalam fakta persidangan, sebenarnya tidak hanya enam kecamatan ini yang harus diulang, tapi hampir diseluruh kecamatan ternyata terjadi pelanggaran," kata Arif.

Pelanggaran tersebut dicontohkan terjadi di Kecamatan Wiyung dimana telah terjadi kecurangan sistimatis dengan menggabungkan tempat pemungutan suara di salah satu kelurahan kedalam satu kawasan.

Tak hanya itu, money politik dan mobilisasi PNS juga terjadi dihampir seluruh kecamatan. Dibeberapa TPS juga ditemukan kode-kode untuk memenangkan salah satu pasangan.

Meski begitu, Arif berjanji akan menghormati apapun nati putusan MK. "Kalau keputusannya kita kalah, ya saya akan langsung ucapkan selamat kepada pemenangnya," kata dia.

Dihubungi terpisah, tim sukses kubu Tri Rismaharini-Bambang DH, Wisnu Sakti Buana, juga optimis MK akan menolak segala tuduhan yang dilayangkan kubu Cacak.

"Fakta dipersidangan, seluruhnya sudah terbantahkan, bahkan yang melakukan money politik adalah kubu Cacak sendiri," kata Wisnu.

ROHMAN TAUFIQ