Pasca Perusakan Pos Polisi, Aparat Keamanan Muara Enim Lakukan Mediasi

Pasca Perusakan Pos Polisi, Aparat Keamanan Muara Enim Lakukan Mediasi

TEMPO/Fully Syafi

TEMPO Interaktif, Muara Enim - Kodam II Sriwijaya masih menyelidiki dan mengumpulkan informasi atas kejadian penyerangan dan pengerusakan Mapolres Muaraenim, Polsek Lawang Kidul dan Pos Polisi yang terjadi Minggu (4/7) malam. Akibat insiden ini sedikitnya dua orang cedera.

"Saat ini Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini," kata Kepala Penerangan Kodam II Sriwijaya Letkol CAJ Muhamad Nor saat dihubungi Tempo, Senin (5/7).

Menurut Nor, kejadian ini dipicu oleh kesalahpahaman antara anggota TNI dan Polisi saat pertunjukan acara di stadion setempat. Kesalahan pahaman itu akhirnya berbuntut pengerusakan. “Yang jelas kami menyayangkan kejadian ini, dan kami sedang menyelidiki, dan siapa yang salah tentu akan ditindak," ujar Nor.

Saat ini polisi memasang police line di Polres, Polsek Lawangkidul, dan Pos Polisi itu.

ARIF ARDIANSYAH

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Kalaw bisa utus sampe tuntas,,dan bener2 liat siapa yang salah....
0
0
Kalau aparat TNI & POLRI yg senior hubunganya baik, cobalah utk tertua masing2 kedua blh pihak cari jln terbaik jika buntu hajar terus coy
0
0
dalam undang undang republik indonesia.. tugas TNI dan POLRI adalah melindungi dan mengayomi masyarakat... menurut saya, harap d latih kembali para TNI dan POLRI khususnya d daerah muara enim... krn mereka telah melalaikan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat....malah jd nya membuat resah masyarakat...
0
0
semoga bisa terselesaikan perselisihan ini secara damai. dan semoga tidak terulang lagi.
Wajib Baca!
X