foto

Bambang Dwi Hartono. TEMPO/Dwi Narwoko

DAU Dipangkas Terus, Walikota Surabaya Protes

TEMPO Interaktif, Surabaya - Walikota Surabaya, Bambang Dwi Hartono mengeluhkan pemangkasan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 262 miliar yang dilakukan pemerintah pusat. "Pemberian DAU kepada Surabaya semakin lama semakin berkurang," kata Bambang DH, Kamis (8/7). Tahun sebelumnya, DAU Surabaya juga dipangkas Rp 135 miliar.

Pemerintah pusat, kata Bambang, beralasan pemangkasan itu karena kapasitas fiskal di Surabaya cukup bagus. Semakin bagus kondisi fiskal suatu daerah, pemerintah justru mengurangi jatah DAU. DAU adalah subsidi dari pusat untuk gaji pegawai dan proyek pembangunan.

Ia menilai kebijakan pemangkasan ini tidak adil. "Karena banyak program pembangunan yang masih tergantung dengan DAU," kata dia.

Pengurangan DAU ini, kata dia, berdampak pada proyek pembangunan diantaranya pembangunan pedestrian yang rencananya 16 titik kini menjadi 14 titik. Pemkot juga harus nalangi anggaran untuk sejumlah proyek perbaikan jalan di Surabaya yang sebelumnya dibebankan DAU. "Pemangkasan DAU itu membebani anggaran pendapatan belanja daerah," ujarnya.

Kepala Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Kota Surabaya, Suhartoyo mengatakan pemangkasan DAU akan mengurangi sisi penerimaan APBD Surabaya. Untuk itu Pemkot Surabaya semaksimal mungkin menggenjot pendapatan dari sektor retribusi, pajak dan keuntungan dari badan usaha milik negara.

DINI MAWUNTYAS