foto

Shirley Shackleton, Istri Gregory John Shackleton, salah satu dari lima wartawan Australia yang meninggal dalam peristiwa Balibo di makam Tanah Kusir, Jakarta Barat, Jumat (9/7). TEMPO/Dwianto Wibowo

Janda Wartawan Balibo Minta Kuburan Dibongkar  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Shirley Shackleton, janda wartawan Australia, Greg Shackleton, yang meninggal dunia dalam tugas peliputannya di Balibo, Timor Leste pada 1975, tidak yakin isi makam di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir itu adalah jenazah suaminya. "Saya minta Makam ini dibongkar," katanya kepada wartawan di TPU Kusir Jakarta Selatan, Jumat (9/7).

Shirley meminta penyelidikan khusus soal makam yang disebut berisi jenazah suami dan keempat rekan jurnalisnya. Shirley mengaku terkejut ketika melihat makam lima orang jurnalis asal Australia dan Selandia Baru itu dimakamkan dalam satu lubang.

Shirley menilai pemakaman suaminya merupakan bentuk penghinaan kepada para jurnalis. Karena itu dia meminta pemeriksaan forensik terhadap isi dari makam balibo five. "Saya akan minta pihak forensik Australia," kata wanita yang berusia 78 tahun itu.

Menurut Shirley, dirinya mengetahui letak makam suaminya dari beberapa sumber di pemerintahan Australia. Namun dia tidak merinci soal itu. Awalnya shirley tahu kalau makam suaminya dekat dengan apartemen-apartemen di Jakarta.

Berdasarkan wawancara TEMPO dengan salah seorang mandor makam di TPU tanah kusir, Anim Soleh, makam kelima wartawan itu pindahan dari pemakaman di kawasan Tanah Abang. "Persis pemindahannya saya tidak tahu," ujarnya.

Sandy Indra Pratama