foto

Seorang pengemis di jalan Sudirman, Jakarta (15/2). Meskipun Pemerintah Daerah DKI Jakarta mengeluarkan Perda yang melarang keberadaan pengemis, namum masih banyak pengemis mencari sedekah. TEMPO/Aditia Noviansyah

Pengemis Masih Tampak Berkeliaran di Jakarta Barat  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Meski tidak sebanyak biasanya, sejumlah pengemis masih tampak berkeliaran di sejumlah ruas jalan Jakarta Barat, Rabu (14/7).  Seperti di perempatan Tomang, masih tampak 3 orang anak yang mengemis pada para pengguna jalan saat berhenti menunggu lampu merah. Hal yang sama juga terjadi di perempatan Slipi, Jakarta Barat.

Berdasarkan pengamatan Tempo, setidaknya ada 2 anak dan satu orang pengemis dewasa.
"Tadi pagi sempat banyak, tapi ada petugas Satpol PP datang, mereka lari sembunyi, setelah petugas pergi beberapa dari mereka balik lagi," ujar Nurlan, salah satu pedagang asongan di perempatan Tomang.

Hari ini Satpol PP Jakarta Barat mulai meningkatkan razia sindikat pengemis. Langkah itu sebagai antisipasi membludaknya pengemis di Jakarta menjelang bulan Ramadan. "Biasanya menjelang bulan puasa Jakarta diserbu pengemis," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat, Bobby Aryono.

Razia dilakukan di sejumlah titik jalan dan terminal yang marak beroperasinya pengemis. Para pengemis yang terjaring selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk mendapat penanganan. "Sekalian akan dicari informasi indikasi adanya sindikat,"  tutur Bobby.

AGUNG SEDAYU