TEMPO/Panca Syurkani
Topik
Bulog Diberi Keleluasaan Untuk Operasi Pasar Beras
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah memberi keleluasaan kepada Perusahaan Umum Bulog untuk melakukan operasi pasar saat terjadi gejolak harga beras. "Bulog akan diberikan fleksibilitas yang lebih longgar untuk operasi pasar," kata Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, di Kantor Kementerian Perdagangan hari ini.
Pemerintah telah menetapkan operasi pasar dilakukan bilaterjadi kenaikan harga beras hingga 25 persen. Pemerintah sebelumnya mengubah persentase kenaikan harga yang menjadi patokan
untuk operasi pasar menjadi 10 persen pada 2010.
"Sekarang, tidak perlu ada patokan 10 persen, tidak usah tunggu rekomendasi, Bulog bisa langsungputuskan bila ada gejala kenaikan harga di titik tertentu," ujarnya.
Pemerintah juga akan segera menginstruksikan kepadaBulog agar melakukan penilaian daerah yang mengalami kenaikan harga, sehingga begitu ada temuan (lonjakan harga), bisa langsung operasi pasar.
Mari menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan stokberas. Saat ini Bulog memiliki stok beras sebanyak 500 ribu ton. Stok beras sebanyak itu bisa mempengaruhi 8-10 persen harga dan pasar.
EKA UTAMI APRILIA





