foto

Fahmi ALi TEMPO

Pembagian Raskin 15 Kilogram Mulai Juni

TEMPO Interaktif, Surakarta - Badan Urusan Logistik (Bulog) Surakarta memastikan pembagian beras untuk masyarakat miskin atau raskin ukuran 15 kilogram diberlakukan mulai Juni 2010.

Hal itu dikatakan Kepala Bulog Sub Divisi Regional III Surakarta Tri Fajaryanto setelah mendapat kepastian dari pemerintah pusat. “Sudah dipastikan bahwa raskin 15 kilogram dimulai per Juni 2010,” ujarnya kepada Tempo, Kamis (15/7).

Untuk itu, pihaknya siap menambah kekurangan pembagian raskin bagi daerah yang selama ini masih mengacu pada ukuran 13 kilogram. “Penambahan berlaku untuk Juni dan Juli, karena Agustus hingga Desember semuanya sudah 15 kilogram,” lanjutnya.

Meski demikian, dari tujuh kabupaten/kota di eks-Karesidenan Surakarta, ternyata hanya Surakarta yang masih menggunakan hitungan 13 kilogram. Sehingga, praktis penambahan sebanyak empat kilogram per rumah tangga sasaran hanya diberikan kepada Surakarta.

“Enam daerah lainnya sejak Januari sudah meminta ukuran 15 kilogram. Kami hanya sekadar memenuhi permintaan pemerintah daerah saja,” ujarnya. Alhasil, enam daerah tersebut, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Klaten, dan Boyolali dikatakan Tri harus menghitung ulang kelebihan pemberian sebanyak dua kilogram per rumah tangga sasaran, pada periode Januari hingga Mei.

Penghitungan ulang tersebut akan dilakukan November mendatang. Konsekuensinya bisa saja ada pengurangan jatah raskin di bulan Desember, sebagai ganti yang sudah dikeluarkan sebelumnya. “Nanti kami akan koordinasikan dengan masing-masing pemerintah daerah, bagaimana solusi terbaiknya,” ucapnya.

Alasan raskin ukuran 15 kilogram baru berlaku per Juni menurut Tri dikarenakan anggarannya masuk pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan. “Jadi mulainya juga di tengah-tengah tahun,” katanya. Hingga Juli 2010 pihaknya sudah menyalurkan 49 ribu ton raskin untuk 471.117 rumah tangga sasaran di eks-Karesidenan Surakarta.

Terpisah, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Surakarta Asih Widodo mengatakan sejak awal memang tidak ingin berspekulasi terkait ukuran raskin. “Karena belum ada kepastian kapan yang 15 kilogram diberlakukan, maka selama ini kami bertahan dengan 13 kilogram,” katanya.

Dengan begitu, maka Agustus mendatang Surakarta akan menerima raskin sebanyak 15 kilogram per rumah tangga sasaran, ditambah kekurangan empat kilogram dari jatah Juni dan Juli. “Jumlah penerima raskin ada 21.954 rumah tangga sasaran,” pungkasnya.

UKKY PRIMARTANTYO