foto

TEMPO/Imam Sukamto

Menjelang Puasa, Pengawasan Pasokan Minyak Tanah di Palu Diperketat  

TEMPO Interaktif, Palu - Menjelang Ramadan 1431 Hijriah, Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, akan memperketat pengawasan pendistribusian minyak tanah di tingkat pangkalan dan pengecer. Pengawasan tersebut akan dilakukan dua kali dalam sehari.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palu Kasrun Tory, Selasa (20/7), mengatakan, pihaknya diberi wewenang untuk mengawasi peredaran minyak tanah. Dia beranggapan menjelang puasa minyak tanah pasti akan semakin langka dan harganya akan melonjak naik tidak lagi berdasarkan harga eceran tertinggi (HET).

Untuk mengantisipasi adanya permainan antara pangkalan dan pengecer, pengawasan minyak tanah akan diperketat baik di tingkat pangkalan hingga di setiap pengecer yang ada di kios- kios atau di pasaran.

“Kami akan memperketat pengawasan minyak tanah di lapangan untuk setiap jam kerja kami akan turun merazia seluruh pangkalan. Jadwal pengisian minyak tanah kami akan meminta jadwal pengisian minyak tanah di Hiswana migas sehingga tidak ada celah bagi pangkalan dan pengecer untuk menjual di atas HET,” ujar Kasrun.

Untuk lancarnya pengawasan minyak tanah tersebut, pihaknya akan meminta bantuan kepada pihak Kepolisian Resor Kota, Dandim dan Dinas Perhubungan.

Selain minyak tanah, Polisi Pamong Praja juga akan merazia seluruh Supermarket , toko dan kios yang ada di Kota Palu yang dicurigai menjual minuman keras.

Selain itu pihaknya juga akan merazia pelacur baik yang ada di bekas lokalisasi di Kelurahan Tondo di Pantai Talise dan seluruh hotel dan penginapan yang ada di Kota Palu. “Agar warga tenteram dalam menjalankan ibadah puasa,” katanya.

DARLIS