Garuda Beli Enam Pesawat Airbus A330-200


TEMPO Interaktif, Jakarta -Dalam rangka pengembangan jaringannya, maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) memesan enam armada pesawat jenis Airbus A330-200 di pameran kedirgantaraan "Farnborough Airshow” di London, Inggris pekan ini.

Pesawat tersebut nantinya akan digunakan untuk melayani tujuan penerbangan internasional seperti Asia - Pasifik, Timur Tengah dan Eropa.

Pengumuman pemesanan pesawat dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan President & CEO Airbus Tom Enders dengan disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti.

Keenam armada pesawat tersebut dijadwalkan akan mulai tiba pada kuartal keempat tahun 2012. Saat ini, Garuda Indonesia telah memiliki empat armada pesawat jenis Airbus A330-200 dan enam armada Airbus A330-300 yang sudah beroperasi. Pesawat baru Airbus A330-200 ini nantinya akan dibagi dalam dua kelas layanan, yaitu kelas bisnis dan kelas ekonomi untuk kota–kota tujuan di wilayah Asia-Pasifik, Timur Tengah dan Eropa.

“Sejak kami operasikan tahun lalu, Airbus A330-200 terbukti memiliki kemampuan yang sangat baik, khususnya dari segi ekonomis dan operasional,” ujar Emirsyah Satar dalam berita pers yang diterima Tempo.

Ia menjelaskan, sebagai pesawat untuk melayani rute penerbangan jarak menengah (medium range aircraft) yang efisien dan memiliki tingkat kenyamanan yang tinggi, maka pesawat ini merupakan pilihan yang tepat bagi Garuda terkait peningkatan pelayanannya.

Tom Enders menyatakan, pihaknya senang menjalin kembali kemitraan jangka panjang dengan Garuda. Kedua belah pihak telah menandatangani kontrak serupa pada tahun 1989. Hampir 700 pesawat A330-200 telah dioperasikan oleh 80 perusahaan penerbangan di seluruh dunia.

Berdasarkan info dari Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, nilai kontrak pemesanan keenam armada pesawat mencapai US$ 1,15 milyar.


ADISTI DINI INDRESWARI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X