Seorang pengrajin membuat miniatur gamelan di kawasan Sekeloa, Bandung (26/1). Pemerintah menurunkan suku bunga kredit mikro KUR dari 24% ke 22% dengan periode pengembalian menjadi enam tahun. TEMPO/Prima Mulia
Topik
BPR Depok Kucurkan Rp 1,2 Milyar Untuk Usaha Kecil
TEMPO Interaktif, Depok-Sebanyak 30 Bank Perkreditan Rakyat yang tersebar di Depok mengucurkan dana mencapai Rp 1,2 milyar untuk pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) di Depok. Satu BPR mengucurkan dana mencapai Rp 400 juta tiap tahunnya
Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat se-Indonesia (Perbarindo) Kota Depok I Made Winarta mengatakan minat IKM di Depok untuk memohon kredit cukup tinggi. “Dalam sebulan bisa 120 pemohon,” katanya kepada wartawan di sela-sela pembukaan Pameran Produk IKM di Depok hari ini.
Meskipun pemohon pinjaman cukup tinggi, tetapi Made menjelaskan jika BPR melakukan seleksi cukup ketat dalam pengucurannya. Syaratnya, antara lain pemohon harus sudah menjalankan usahanya selama tiga bulan, tempat usaha tetap, dan ada jaminan berupa sertifikat rumah atau BPKB kendaraan. “Kita tidak bisa berikan pada pelaku usaha yang baru mulai,” katanya.
Made mengatakan jika sebagian besar pemohon kredit ke BPR terdiri dari pedagang pasar, pengusaha, dan kontraktor. Meski demikian, kata Made, proses pengucuran kredit paling cepat bagi pengusaha bengkel motor. “Kalau pengusaha bengkel, tiga hari sudah bisa cair,” katanya. Hal tersebut lantaran usaha bengkel dianggap memiliki prospek yang cukup baik.
Made juga menghimbau agar para pelaku usaha yang akan meminta pinjamn ke BPR mengajukan sendiri dan tidak melalui calo. “Sayaratnya mudah, jadi jangan pakai calo,” katanya.
TIA HAPSARI