foto

Penumpang Kereta Api Listrik (KRL). [TEMPO/Subekti]

Bus Mayasari Tertabrak KRL di Depok, Tiga Orang Luka-luka  

TEMPO Interaktif, Depok  - Sebuah bus Mayasari Bhakti bernomor polisi B 7637 GK tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Jakarta pada Senin malam. Peristiwa naas tersebut terjadi di depan palang perlintasan kereta api Jalan Dewi Sartika, Depok. Akibatnya, tiga orang dikabarkan luka-luka.

Salah seorang saksi mata, Rein, 20 tahun mengatakan kecelakaan terjadi sekira pukul 20:15 WIB. Saat itu, bus Mayasari Bhakti dari arah Margonda melewati perlintasan kereta api yang terletak di Jalan Dewi Sartika. Tiba-tiba saja, di tengah-tengah perlintasan, bus berwarna biru tersebut mogok. Kenek bus dengan dibantu beberapa orang berusaha mendorong bus tersebut.

Sayang, sebelum bis tersebut bisa keluar dari perlintasan, muncul kereta dari arah Bogor dan langsung menghantam bagian depan bus. "Busnya langsung miring ke kanan dan nyerempet motor yang ada di kanan jalan" kata Rein kepada petugas kepolisian di tempat kejadian, Senin (26/07).

Ridwan, pengendara motor Yamaha Mio bernomor polisi B 6401 CNA yang terserempet bus mengalami luka di bagian kaki sebelah kanan. "Dua jarinya terkelupas," kata Rein kepada Tempo. Ridwan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Selain itu, pintu bagian depan bis patah terlempar dan menghantam bahu kiri Rofiq, 25 tahun warga sekitar. Meski demikian, Rofiq tidak perlu sampai dibawa ke rumah sakit.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Depok, Komisaris Slamet Widodo mengatakan dua korban, yakni Ridwan, pengendara motor dan Andri, sopir bus sudah dibawa ke RS Bhakti Yudha. "Sudah dibawa ke rumah sakit," katanya.

Mengenai kemungkinan, sopir bus nekat menerobos palang kereta api, Slamet mengaku belum berani berasumsi. "Masih dalam penyelidikan. Kami kan juga belum minta keterangan korban karena masih menjalani perawatan," katanya.

Peristiwa ini sempat mengakibatkan kemacetan lantaran banyaknya warga yang menonton. Selain itu, akibat peristiwa ini, lalu lintas kendaraan di Jalan Dewi Sartika sempat dibuat hanya menggunakan satu lajur, yakni lajur jalan arah Margonda menuju Sawangan. Meski demikian, sekira pukul 23:00 WIB, kedua lajur sudah bisa digunakan kembali. Baik bus maupun motor juga telah dipindahkan dari tempat kejadian.

TIA HAPSARI