Topik
Karyawan Kontrak BRI Jatuh dari Lantai Delapan Puri Casablanca
TEMPO Interaktif, Jakarta - William Flour, 31tahun, warga Bumi Menteng Asri Blok AL Nomor 3 Bogor, jatuh dari lantai delapan menara D Puri Casablanca. Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab jatuhnya pegawai kontrak BRI yang sedang mengikuti diklat ini.
Awalnya, William yang baru diterima sebagai pegawai Bank BRI ini mengikuti diklat selama 32 hari Asisstant Account Officer yang digelar oleh Bank BRI di Puri Casablanca sejak sepekan lalu bersama 18 karyawan kontrak lainnya. William ditemani sang istri, Winanda, menginap di apartemen kamar nomor 806 lantai 8 tower D.
William yang juga sekamar dengan teman perempuannya satu diklat, Winny, sebelum kejadian sempat mengobrol dengan istrinya di pantry sambil minum kopi dan merokok. William sendiri sedang absen dari diklat dengan alasan sakit tenggorokan. Istrinya sendiri berniat mengantar surat dokter ke panitia.
Sesaat setelah mengobrol dengan William, "Lalu istrinya masuk kamar, dan mendengar suara jatuh, pukul 13.40," ujar Kepala Kepolisian Sektor Tebet Komisaris Udik Tanang pada wartawan di Puri Casablanca malam ini. Padahal rokok William masih menyala saat William jatuh.
Istri William syok, karena ternyata William sudah terjatuh ke lantai dasar. "Kondisi kepala sebelah kiri remuk, lengan sebelah kiri patah," ujar Tanang. Kejadian itu disaksikan satpam Puri Casablanca. William saat jatuh mengenakan celana pendek dan kaus tanpa lengan.
Sementara ini, polisi masih menyelidiki penyebab jatuhnya William. Dan polisi sudah meminta keterangan dari tiga saksi, satpam, istri, dan teman perempuan. Telepon genggam yang bersangkutan juga disita untuk diperiksa.
Polisi juga mengungkapkan tak ada riwayat cekcok dengan istri. "Katanya harmonis," ujar Tanang. Bahkan William masih merasakan kegembiraan karena diterima kerja di BRI.
Atas kejadian ini, William tewas meninggalkan seorang anak berumur empat tahun dan seorang istri.
Sementara itu, Muhammad Ali, Corporate Secretary BRI, saat ditemui di Puri Casablanca menyatakan menyerahkan sepenuhnya kasus penyelidikan ini ke polisi. "Ini masih dalam penyelidikan, kita serahkan ke polisi," ujarnya.
Selanjutnya, pihaknya menyatakan akan memberikan santunan.
FEBRIANA FIRDAUS





