TEMPO/Tony Hartawan
Topik
Harga Bahan Pokok di Jember Mulai Naik Jelang Ramadhan
TEMPO Interaktif, Jember -Dua pekan menjelang bulan suci Ramadhan, harga bahan-bahan kebutuhan pokok di Jember, Jawa Timur mulai naik.
Pantauan Tempo di beberapa pasar di Jember, dalam tiga hari terakhir rata-rata barang naik antara Rp 1.000,- hingga Rp 4.000,-. Yang paling drastis adalah harga beras yang kini menembus Rp 8.000,- per kilogram.
"Harga beras selama beberapa hari terakhir ini kenaikannya cukup tinggi sebesar Rp 500,- sampai Rp750,- per kilogram. Malah naiknya hampir tiap atau-dua hari sekali, sedikit-sedikit," kata seorang Petugas Pasar Tanjung Jember, Iswahyudi, Rabu (28/7).
Saat ini, harga beras kualitas baik sebesar Rp 8.000,- per kilogram, harga beras medium sebesar Rp 6.200,- per kilogram, dan beras IR 64 sebesar Rp 5.500,- per kilogram.
Selain beras, harga telur ayam ras, naik sebesar Rp 500,- per kilogram. Sebelumnya dari Rp 13.500,- kini menjadi Rp 14.000,- per kilogram. Sedangkan harga gula pasir dari dari Rp 9.700,- menjadi Rp 9.800,- per kilogram.
"Harga ayam potong juga naik dari Rp 24 ribu menjadi Rp 28 ribu per kilogram," tutur Ny. Ariyantini, seorang pemilik kios dikompleks Pasar Kreongan Jember.
Sementara itu, yang tergolong masih stabil harganya adalah minyak goreng, daging sapi bawang merah, bawang putih, dan tepung terigu. Harga minyak goreng curah tetap sebesar Rp 8.500 per kilogram, harga daging sapi sebesar Rp 60 ribu per kilogram.
Harga tepung terigu juga tidak mengalami kenaikan yakni sebesar Rp 6.000,- per kilogram. Harga bawang merah masih stabil dengan harga Rp 22 ribu per kilogram dan bawang putih sebesar Rp 27 ribu per kilogram. "Tapi biasanya seminggu sebelum puasa sudah mulai ikut naik," tambahnya.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember, Mira Hartati mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan. Sejauh ini, pihaknya juga masih menilai kenaikan harga kebutuhan masyarakat itu masih dalam tahapan wajar.
"Karena situasi menjelang hari puasa, banyak orang hajatan, dan memang ada trend kenaikan harga secara nasional," katanya
MAHBUB DJUNAIDY





