Demo guru honorer. TEMPO/Subekti
Topik
Dewan Didesak Perjuangkan Guru Honorer Menjadi PNS
TEMPO Interaktif, Makassar - Lima puluh lebih guru honorer yang tergabung dalam wadah Ikatan Guru Honorer Indonesia Sulawesi Selatan berunjuk rasa ke kantor Dewan, pagi ini.
Kedatangannya untuk mendesak Dewan memperjuangkan nasibnya agar dapat diangkat menjadi pegawai negeri karena sudah lama mengabdi.
Para guru honorer ini mengaku mengabdi di sekolah sudah lebih dari lima tahun, sehingga sepatutnya dimasukkan dalam data base sebagai guru kontrak daerah. Sebab untuk langsung dapat diangkat menjadi pegawai, terlebih dahulu harus terdata di data base.
“Kenapa kami belum diangkat sampai sekarang padahal masa kerja kami sudah lama sekali,” kata M Ali Tham, Ketua IGHI Sulawesi Selatan.
Dia menyebutkan, di Sulawesi Selatan terdapat 18 ribu guru honorer yang belum terangkat menjadi pegawai, khusus di Kota Makassar sebanyak 5.600 guru honorer. Mereka mengajar di berbagai jenjang pendidikan, dari SD sampai SLTA.
Menurut Ali Tham, selama ini pemerintah telah berbohong belaka sebab setiap kali persoalan itu disampai pengurus IGHI ke pemerintah pusat, baik dewan maupun departemen pendidikan nasional, selalu dijanjikan akan disikapi, namun hingga saat ini belum juga terealisasi.
Kepada anggota Dewan yang menerima aspirasinya, Ali Tham berharap Dewan Sulawesi Selatan pro aktif memperjuangkan tuntutan guru honorer.
Kadir Halid, tim penerima aspirasi Dewan mengatakan, dalam waktu dekat dewan akan memanggil dinas pendidikan untuk membahas masalah ini. Dia menilai pemerintah kabupaten dan kota semestinya sudah memberikan kesempatan kepada guru honorer yang memenuhi syarat untuk dimasukkan ke dalam data base.
“Mudah-mudahan tidak ada kendala, pekan depan,” kata dia.
INDRA OY






Web via