foto

Dealer Chevrolet (Dok. GMAI)



Chevrolet Indonesia Patok Target Jumlah Dealer Capai 85 Unit di 2013  

TEMPO Interaktif,Jakarta:PT GM Autoworld Indonesia (PT GMAI) mematok target jumlah dealer meningkat 100 persen lebih – dari 38 unit yang ada saat ini menjadi 85 unt – pada 2013. Penambahan dealer itu seiring dengan target penjualan yang mencapai 3000 unit per bulan.

Namun, bagi PT GMAI keberadaan dealer bukan sekadar tempat penjualan atau raung pamer mobil belaka. Lebih dari itu, dealer menjadi garda terdepan dalam proses pembangunan citra merek Chevrolet.

”Oleh karena itu, ke depan baik kualitas sumberdaya manusia, sistem manajemen hingga desain tata letak dan pewarnaan disesuaikan dengan corporate identity gidance Chevrolet yang berlaku secara global,” tutur Ari Suryanda, Dealer Development Manager GMAI, di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010, Jumat (30/7).

Ari menambahkan guna mendapatkan hasil yang optimal dari proses tersebut, PT GMAI secara berkala melakukan evaluasi dealer. Mulai dari penilaian kinerja dealer, kepuasan pelanggan terhadap layanan dealer, hingga melakukan berbagai pelatihan mekanik, tenaga penjualan, serta staf pendukung lainnya.

Sampai akhir 2010 ini, PT GMAI akan menambah empat dealer. Keempatnya berada di Palembang, Semarang, Padang, serta Cibubur. Keberadaan empat dealer baru itu menggenapkan jumlah dealer 3S (sales, sparepart, dan service) menjadi 42 unit di seluruh Indonesia.

Kendati berupaya menggenjot jumlah dealer, namun bukan berarti melonggarkan persyaratan pengembangan sebuah dealer. Kesiapan sumberdaya manusia, kemampuan manajerial, serta prospek pasar di suatu tempat adalah beberapa diantara persyaratan yang ditetapkan GMAI.

Sepanjang 2011 mendatang, GMAI mematok target sudah memiliki 55 unit dealer di Indonesia. Pada 2012 jumlah dealer sudah 70 unit, dan 2013 85 unit.

Investasi yang dibutuhkan untuk membangun sebuah dealer 3S mencapai Rp 3- Rp 6 miliar untuk gedung dan perlengkapan pendukung. ”Itu diluar modal kerja yang sekitar Rp 5 – Rp 10 miliar,” imbuh Ari.

ARIF ARIANTO
 

  • Send
  • Print