Infografis
Sabtu, 31 Juli 2010 | 14:37 WIB
Pansel KPK Mengaku Terkejut Soal Calon Yang Lolos
TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK, Patrialis Akbar mengaku terkejut ketika menyadari bahwa peserta seleksi calon pimpinan KPK yang lolos ternyata berasal dari berbagai kalangan. "Ini kebetulan. Dalam rapat kami sama sekali tidak membicarakan masalah itu," ujar Patrialis di kentor Kementerian Hukum dan HAM, pagi ini.
Panitia seleksi, ujar Patrialis, tidak mungkin mengatur pihak atau kalangan tertentu untuk diloloskan karena mereka juga mengambil keputusan secara anonim. Artinya pansel tidak mengetahui siapa yang mereka loloskan sampai identitas si pembuat makalah dibuka. "Kita sendiri deg-degan, ini sesuai dengan aspirasi masyarakat atau nggak,"ujarnya menambahkan.
Penilaian tes makalah ini ditulis dalam bentuk angka dan disusun berdasarkan ranking. Meki begitu, Patrialis menolak menyebutkan peringkat peserta yang lolos dengan alasan takut terjadi kecemburuan. "Pokoknya 12 ini the best lah. Nilainya beda-beda tipis," ujarnya mengelak.
Seperti telah diketahui sebelumnya, hari ini Pansel KPK mengumumkan nama 12 peserta yang lolos tes penulisan makalah. Kedua belas peserta tersebut ternyata mewakili berbagai kalangan, yaitu akademisi (Ade Saptomo), pengacara (Bambang Widjojanto), Kepolisian (Irjen Pol (Purn.) Chaerul Rasjid, sampai kejaksaan (Fahmi).
Termasuk juga peserta yang lolos adalah Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia Yunino Yahya, Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqaddas, dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (non aktif) Jimly Asshidiqie.
Ratnaning Asih