Uang koin.[TEMPO/Tony Hartawan]
Topik
Infografis
Warga Diminta Tukar Koin di Pusat Belanja
TEMPO Interaktif, Jakarta -Masyarakat diminta untuk membelanjakan atau menukar uang koinnya di supermarket atau minimarket. Hal ini disampaikan Gubernur Bank Indonesia terpilih Darmin Nasution saat pencanangan Gerakan Peduli Koin Nasional bersama Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Aosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) di gedung BI hari ini.
Menurut Darmin, pencanangan ini bertujuan mendorong tumbuhnya budaya masyarakat dalam mengoptimalkan penggunaan uang pecahan kecil atau koin dalam kegiatan transaksi. Juga untuk mendorong pedagang atau peritel menggunakan uang koin saat bertransaksi.
"Ada kecenderungan masyarakat untuk "menyimpan" uang logam/koin (hoarding) dengan tidak membelanjakan uang logam tersebut, menyebabkan terhambatnya perputaran uang logam yang mengakibatkan kebutuhan akan uang logam terus meningkat sepanjang tahun,” kata Darmin.
Keengganan masyarakat menggunakan uang koin antara lain karena tidak ada media atau tempat untuk menyalurkan uang logam tersebut.
Aprindo berjanji menyediakan media atau tempat penukaran uang pecahan koin bagi masyarakat.
Ketua Umum Aprindo Benjamin J. Maliool mengatakan, pemilik toko ritel membutuhkan uang koin untuk transaksi kembalian karena aturan lembaga konsumen melarang membelikan kembalian selain dalam bentuk uang.
"Gerakan ini akan mengatur peredaran uang dan konsumen juga akan diuntungkan karena mendapat uang lebih besar," katanya. Supermarket yang tergabung dalam program ini akan menyediakan outlet khusus untuk penukaran koin. Penukaran juga bisa dilakukan langsung di kasir jika berbelanja di minimarket.
Saat ini memang baru beberapa outlet yang menyediakan layanan penukaran koin karena kalangan peritel sedang menyiapkan tenaga costumer service untuk layanan ini. Namun ke depan semua peritel yang tergabung dengan Aprindo akan menyediakan layanan penukaran.
Toko yang sudah siap melaksanakan layanan penukaran adalah Alfamart (1050 outlet), Indomart (1050 outlet), Hero, Giant, Guardian (200 outlet), Circle K (200 outlet), Toserba Yogya (150 outlet), Carrefour (80 outlet), Lottemart (50 outlet), Carrefour Express (20 outlet), Raja Fresh (10 outlet), Sabar Subur (10 outlet), Hypermart (70 outlet), Depo Bangunan (10 outlet), Diamond (10 outlet) dan Ranch Market (10 outlet).
Ttotal nilai uang logam yang beredar di masyarakat mencapai Rp 3,2 triliun atau sama dengan 15,5 miliar keping. Keping terbanyak adalah Rp 100 mencapai 6,7 miliar keping.
KARTIKA CANDRA