Sejumlah kerabat saat melayat jenazah Iwan Tirta (75) di kediaman Jl Panarukan, Jakarta, Sabtu (31/7). TEMPO/Subekti
Topik
Infografis
Iwan Tirta akan Dimakamkan di Karet Bivak
TEMPO Interaktif, Jakarta: Jenazah Maestro seni batik Indonesia, Iwan Tirta, rencananya akan dimakamkan hari ini pemakaman umum Karet Bivak, Jakarta Pusat. "Kemungkinan setelah shalat Ashar," ujar Sutisna, sekretaris pribadi Iwan Tirta, di rumah duka, Jl. Panarukan 25, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/7).
Pemilik nama lengkap Nusyirwan Tirtamijaya itu wafat pada usia 75 tahun di Rumah Sakit Budi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Berdasarkan diagnosa dokter, Iwan terserang penyakit infeksi paru-paru dan jantung. Serangan penyakit ini membuat kondisi kesehatan Iwan bertambah parah karena sebelumnya dia sempat menjalani enam kali cuci darah.
Iwan dikenal sebagai disainer batik kontemporer. Perkenalannya dengan dunia Batik berawal ketika ia masih kuliah di Amerika pada tahun 1960. Saat itu ia sering mendapat pertanyaan tentang budaya Indonesia yang kemudian membuatnya ingin mengenal lebih jauh budaya negerinya sendiri.
Ketertarikannya di bidang batik Kesultanan Surakarta mendapat dukungan dari John Rockefeller III. Begitupun dengan batik Istana Mangkunegaran. Lulusan London University dan Master Hukum dari Yale University itu pun beberapa kali dianugerahi sejumlah penghargaan baik dalam maupun luar negeri.
Iwan adalah anak tunggal, namun memiliki adik dari ibu yang berbeda. Pria kelahiran Blora, 18 April 1935 itu meninggal dalam keadaan lajang.
RIKY FERDIANTO
Web via