Anggun C. Sasmi Berharap Anaknya Berkulit Cokelat

Anggun C. Sasmi Berharap Anaknya Berkulit Cokelat

Anggun C Sasmi. TEMPO/ Arif Fadillah

TEMPO Interaktif, Jakarta - Diva Indonesia yang sudah mendunia, Anggun Cipta Sasmi, dikenal sebagai seseorang yang sangat mempertahankan ciri khasnya. Meski sudah lebih dari 13 tahun tinggal di pusat mode dunia Prancis, Anggung tak sedikitpun mengubah gaya. Termasuk soal kulit.

Pelantun tembang Mimpi ini membiarkan kulitnya berwarna cokelat. Semalam, dia berbagi cerita tentang kehidupannya sekarang ini. Terutama tentang anaknya, Kirana Cipta Montana Sasmi, yang saat ini sudah berusia dua tahun tujuh bulan.

Anggun mengatakan, saat ini dirinya sudah memiliki perawat untuk menjaga anaknya tersebut. ’’Aku baru lho punya nanny. Buat yang lain hal seperti ini mungkin sudah biasa, tapi buat aku memang sejak awal tidak memilih itu,’’ tuturnya di Grand Indonesia, Senin (2/8) malam.

Anggun dan suami, Oliver Maury, memiliki kesepakatan untuk memiliki perawat setelah anaknya berusia lebih dari dua tahun.

Itupun sang pengasuh hanya bertugas untuk menemani saja. "Kalau bermain, menidurkan, tetap sama aku atau suamiku,’’ jelasnya.

Bukan tanpa alasan wanita kelahiran Jakarta, 29 April 1974, ini melakukannya. Itu semua dilakukan agar buah hatinya tetap memiliki kedekatan dengan orangtuanya. Apalagi anaknya memiliki orangtua dengan latar belakang kultur yang berbeda.

Berbicara mengenai kultur, Anggun mengaku apa yang ada pada dirinya sudah menunjukkan kalau dia adalah orang Asia. Kulit yang cokelat dan rambut yang hitam legam. Kata Anggun, dua hal itu sangat membuat orang-orang Eropa merasa cemburu padanya.

’’Soalnya kata mereka rambut dan kulitku bagus. Di mata mereka ciri khas orang Asia ya seperti aku ini. Dan itu yang membuat mereka suka,’’ terangnya.

Tapi sayang, kata Anggun, anaknya justru berkulit putih dan berambut cokelat seperti ayahnya.

’’Anakku itu bule banget. Gara-gara nikah sama orang bule sih ya,’’ katanya lagi lantas tertawa. Meski begitu, menurut penuturan teman-teman Anggun, biasanya keturunan campuran Eropa-Asia seperti dirinya ketika dewasa kulitnya akan berubah cokelat.

’’Makanya aku berdoa setiap hari supaya nanti kalau dia besar kulitnya sedikit cokelat ya seperti ibunya. Kalau rambut kan sudah enggak bisa berubah warna,’’ katanya lagi.

Sebelum terbang kembali ke Perancis, Anggun akan menyempatkan diri untuk nyekar ke makam ayahnya, (alm) Darto Singo. "Setiap kali pulang ke sini memang selalu menyempatkan diri untuk nyekar,’’ katanya.

Setelah itu dia akan kembali disibukkan pengerjaan album baru yang katanya mulai akan digarap akhir tahun ini.

PRIH PRAWESTI FEBRIANI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film