AP/Brennan Linsley
Rumah Sakit di Gaza Nyatakan Keadaan Darurat
TEMPO Interaktif, Kota Gaza - Rumah-rumah sakit di Jalur Gaza menyatakan keadaan darurat setelah pembangkit utama itu di sana Sabtu malam lalu tidak beroperasi lantaran kehabisan bahan bakar.
Menurut kepala departemen darurat Gaza, Muawiyah Hasanain, pemadaman listrik di senatero Gaza kian parah. Dari 8 menjadi 12 jam saban hari. Ini sangat mempengaruhi fasilitas pelayanan anak, ibu hamil, ginjal, dan uni gawat darurat.
“Penambahan jam pemadaman kian memperparah krisi kemanusiaan dan memperburuk layanan kesehatan,” katanya kepada sebuah kantor berita Jerman. Ini merupakan ketiga kalinya dalam tahun ini pembangkit utama itu tidak beroperasi.
Ketua otoritas enegeri Hamas, Kan''an Ubaid, menyatakan matinya pembangkit itu mengakibatkan lebih dari 700 ribu warga di Kota Gaza hidup dalam gelap.
Press TV/Faisal Assegaf





