Produksi Gula Jawa Timur Tahun 2010 Tak Bisa Penuhi Target

TEMPO Interaktif, SURABAYA - Target produksi gula Jawa Timur tahun 2010 sebanyak 1,2 juta ton sulit dipenuhi akibat rendahnya rendemen tebu yang dihasilkan para petani. Rendemen tebu hanya berkisar enam persen dari seharusnya delapan persen. ”Kondisi ini akan mempengaruhi pengadaan gula secara nasional karena Jawa Timur menyumbang 45 persen di antaranya,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo di sela sidang di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur, Selasa (10/8).


Menurut Soekarwo, rendahnya rendemen gula disebabkan musim hujan tahun ini lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Musim hujan yang panjang mengakibatkan kadar air tebu sangat tinggi.


Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur Muhammad Syamsul Arifin juga mengakui panjangnya musim penghujan mempengaruhi rendemen tebu petani Jawa Timur. Bahkan, ada beberapa pabrik gula yang harus menerima tebu petani dengan rendemen 5,9 persen. "Tapi rata-rata rendemen memang 6 persen," ujar Syamsul.


Selain akibat rendahnya rendemen, sulitnya pencapaian target produksi gula Jawa Timur karena luas lahan tebu hingga saat ini tak pernah berubah. Dengan demikian, dia memperkirakan produksi gula Jawa Timur tahun 2010 hanya mencapai 1,07 juta ton. ROHMAN TAUFIQ.