foto

Donor darah di vihara Vimalakitri, Jalan Tegalsari, Surabaya (10/8). TEMPO/Fully SYafi

Warga Tegalsari Surabaya Serentak Donor Darah

TEMPO Interaktif, SURABAYA - Untuk mengantisipasi kekurangan stok darah selama Ramadhan, sekitar 150 orang warga serta pegawai Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Selasa (10/8), melakukan donor darah. "Kami ingin membantu agar ketersediaan darah bagi yang membutuhkannya bisa teratasi," kata Fatimah, salah seorang pegawai Kantor Kecamatan Tegalsari.

Menurut Fatimah, pihak kecamatan telah menyebarkan undangan kepada seluruh warga untuk ikut mendonorkan darahnya. Bahkan panitia pelaksana kegiatan donor darah menyediakan door prize, seperti setrika, gelas, sabun cuci, mie instan, gula, dan beras, agar warga terdorong mendonorkan darah.

Setiap warga yang akan mendonorkan darah, yang diselenggarakan di Wihara Vimalakitri, terlebih dahulu mendaftarkan diri untuk mendapatkan nomor antrian, yang kemudian diundi untuk mendapatkan door prize.

Dokter Anisa dari Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kota Surabaya menjelaskan, stok darah selama bulan Ramadhan, bahkan hingga lebaran selalu langka. Sebab jumlah pendonor berkurang. Padahal kebutuhan per hari sebanyak 300 kantong darah. "Saat Ramadhan dan menjelang lebaran justeru banyak orang yang membutuhkan darah," ujarnya.

Anisa berharap pada lebaran tahun ini PMI tidak kekurangan stok darah. Dia mengimbau warga Kota Surabaya ikut mendonorkan darahnya seperti yang dilakukan warga Kecamatan Tegalsari. DINI MAWUNTYAS.