Pintu Air Karet, Kebon Melati, Jakarta Pusat. TEMPO/Panca Syurkani
Mayat dalam Karung Mengapung di Pintu Air Karet
TEMPO Interaktif, Jakarta - Mayat perempuan tanpa identitas mengapung di pintu air Karet, Tanah Abang. Mayat ditemukan pukul 07.30 WIB tadi. Jenazah yang sudah membusuk itu pertama kali ditemukan warga bernama Mian bin Mastu, 39 tahun, seorang buruh, di dalam karung beras warna putih.
"Karung beras besar berisi mayat itu mendadak muncul ke permukaan saat Mian nongkrong di dekat situ," kata Wakil Kepala Kepolisan Sektor Tanah Abang Ajun Komisaris Kasmono siang ini. Karena curiga, Mian segera melapor ke Polsek Tanah Abang.
Kasmono menerangkan, di awal penemuan polisi, posisi jenazah perempuan itu meringkuk dalam karung. "Kakinya menekuk, kedua pahanya menempel ke perut," ujarnya.
Perempuan itu memakai celana panjang hitam dan kaos hitam.
Ciri-cirinya, rambut panjang sepundak, dan paras sudah tidak dikenali lagi karena kulit di sekujur tubuh melepuh. Kasmono menduga, mayat itu sudah lama di dalam air. Mata perempuan itu sudah copot dengan lidah menjulur. "Namun diketahui ada tanda-tanda penganiyaan," kata Kasmono.
Dia melanjutkan, cukup sulit mengidentifikasi perempuan itu mengalami kekerasan atau tidak. "Tubuhnya yang juga membengkak membuat kami sulit mengidentifikasi awal. Kira-kira usianya 20 tahun," katanya. Yang pasti jenazah perempuan itu masih dalam keadaan utuh.,
Jenazah saat ini diotopsi di RS Sukanto.
HERU TRIYONO





