Gula pasir. TEMPO/Prima Mulia
Disperindag Bengkulu Siapkan 2.000 Ton Gula pada Ramadhan
TEMPO Interaktif, Jakarta -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu menyiapkan 2.000 ton gula untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama ramadan dan lebaran.
Sehingga masyarakat tidak lagi perlu khawatir kekurangan stok salah satu sembilan bahan pokok (sembako) tersebut. Sementara itu untuk mengantisipasi kenaikan harga gula dipasaran, Disperindag sejak Kamis lalu telah melakukan Operasi Pasar, dengan harga Rp 9.500/Kg, Rp 1.000 lebih murah dibanding harga pasar yaitu Rp 10.500/Kg.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, khusus Ramadhan dan lebaran saja stok gula kita lebih dari cukup," kata Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu Kuratul Aini saat dijumpai pagi ini disalah satu lokasi OP gula, Sabtu (14/8).
Sementara untuk OP sendiri kata Kuratul disebar di enam wilayah kecamatan yang ada di Kota Bengkulu. Ditambah satu posko di depan kantor Disperindag Provinsi dan halaman kantor Bulog.
Dalam satu hari tambah Kuratul kurang lebih 4 ton Gula terjual, khusus diposko yang ada di halaman kantor Disperindag, pada hari pertama terjual sebanyak 2 ton gula.
"Jumlah pembelian tidak dibatasi, selagi masyarakat butuh silahkan membeli," tambah Kuratul. Sementara untuk Kabupaten lainnya, Disperindag Provinsi telah menyurati Diperindag Kabupaten agar segera menyusul melaksanakan OP.
Sedangkan OP beras menurut kuratul akan dimulai pada Senin mendatang, Jenis beras yang dijual sendiri adalah beras lokal IR 64.Dengan harga yang hingga saat ini belum ditentukan. "Yang jelas lebih murah dibanding harga pasar,"lanjutnya.
PHESI ESTER JULIKAWATI





