Kamis, 19 Agustus 2010 | 18:47 WIB
Syafii Maarif: Fatwa NU Soal Koruptor, Berani
TEMPO Interaktif, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Ahmad Syafii Maarif menilai tindakan Nadhlatul Ulama (NU) yang mengeluarkan fatwa jenazah koruptor tidak perlu disalatkan ulama merupakan tindakan yang berani.
"Saya rasa itu keputusan yang harus kita hormati. Mungkin tidak semua orang setuju, tapi itu berani," kata Buya Maarif yang ditemui di Maarif Institute di Jakarta, Kamis (19/8).
Buya tidak bersedia menjelaskan lebih lanjut mengenai sikap Muhammadiyah terkait fatwa tersebut. "Susah. Sekarang banyak kyai yang berpolitik," ujarnya.
Dalam buku "Koruptor Itu Kafir" yang diluncurkan kemarin, NU mengeluarkan fatwa jenazah koruptor tidak perlu disalatkan ulama, cukup oleh orang biasa.
ADISTI DINI INDRESWARI