Ledakan Botol Parfum Membakar Wajah Bocah Pemulung

TEMPO Interaktif, Jakarta - Seorang bocah pemulung terkena ledakan botol parfum hingga wajahnya terbakar di Kampung Sepata, Rorotan, Jakarta Utara, pukul 07.00 pagi tadi (19/8). Bocah bernama Roni (13) itu kini dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Roni mengatakan ledakan terjadi saat dua temannya, Tanto dan Andre, membakar karung kecil berisi barang-barang berbahan alumunium hasil buruan mereka di dekat tempat Roni duduk. "Biasanya juga dibakar sebelum dijual, tapi yang tadi meledak, " kata Roni yang kerap mengaduh kesakitan ketika ditemui di rumah sakit.

Kedua teman Roni lantas membawanya pulang ke rumahnya di Jalan Kampung Sepata RT 03 RW 08, Rorotan, yang tak jauh dari lapangan tempat kejadian. "Di rumah cuma ada ibu, bapak lagi kerja, jadi ibu yang bawa ke rumah sakit," ujarnya.

Sekitar pukul 10.00 Roni dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Koja. Ia sempat mendapat perawatan di wajahnya yang hangus menghitam. Perban tampak melilit kepalanya sementara kantong infus yang kosong membuat darahnya naik ke selang infus. "Udah dikasih dua infus, tapi ibu minta stop karena takut ongkos rumah sakitnya nambah," kata Roni.

Saat disambangi wartawan, kedua orang tua Roni, Jamin (26) dan Tini (29), sedang kerepotan mengurus pembayaran rumah sakit. Mereka terpaksa memulangkan anaknya karena tidak punya cukup biaya. "Ongkosnya Rp 270 ribu, saya cuma megang cepek," kata Tini.

Seperti anaknya, mereka berdua juga bekerja sebagai pemulung. "Tiap hari cuma dapat Rp 15 ribu, bingung mau cari uang Rp 270 ribu dari mana," ujar Tini.

PUTI NOVIYANDA