Berbulan-bulan di Luar Angkasa, Astronot Selemah Kakek 80 Tahun

Berbulan-bulan di Luar Angkasa, Astronot Selemah Kakek 80 Tahun

Foto yang disiarkan kantor berita REUTERS hari ini (25/11), memperlihatkan astronot Randy Bresnik sedang memeriksa dan merawat Stasiun Luar Angkasa Internasional pada akhir pekan lalu. AP/NASA

TEMPO Interaktif, Jakarta - Berbulan-bulan berada di luar angkasa bisa membuat kekuatan fisik seorang astronot menurun. Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat, kekuatan fisik ini bisa turun hingga 40 persen.

Penelitian ini dilakukan terhadap jaringan otot para awak International Space Station (ISS) yang berada selama enam bulan. Hasilnya cukup mengejutkan, otot kaki mereka ternyata melemah drastis bisa lebih dari 40 persen. Jaringan otot astronot yang berusia antara 30-50 tahun itu sama dengan otot manusia berusia 80 tahun.

Kerusakan jaringan otot ini terjadi meski mereka rajin olahraga teratur di stasiun luar angkasa. ISS memang menyediakan sarana olahraga, setidaknya ada dua treadmill dan sepeda statis. Para ilmuwan cemas efek dari turunnya kondisi fisik ini bisa mempengaruhi misi di Mars.

Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, memperkirakan butuh 10 bulan untuk mengirim awak ke Mars. Dengan satu tahun berada di sana, maka seluruh misi menghabiskan waktu tiga tahun.

Professor Robert Fitts dari Marquette University di Wisconsin yang melakukan penelitian ini menulis laporannya di jurnal fisiologi. Dia mengatakan temuan utamanya adalah keadaan tanpa bobot tubuh secara berkepanjangan bisa menyebabkan kerusakan pada massa serat, daya dan kekuatan.

“Kesimpulan yang paling jelas, latihan yang terukur dengan intensitas tinggi tidak mampun melindungi serat dan massa otot,” ujar Fitts. “Kemampuan para awak untuk melakukan latihan yang berat juga perlu dikaji kembali.”

Hasil studi ini juga menunjukkan perlunya program latihan yang baru di ISS agar para awak tahan terhadap kontraksi dan gerak yang bisa meniru gaya gravitasi di bumi.

Fitts yakin, bila para astronot tetap berusaha pergi ke Mars mereka akan menghadapi masalah melakukan aktivitas rutin dengan mengenakan baju luar angkasa. Otot yang paling terkena dampaknya adalah betis, otot di betis ini bisa lemah sampai 50 persen. Hasil ini diperoleh setelah sembilan astronot Amerika dan kosmonot Rusia yang menghabiskan waktu 180 hari di International Space Station diuji.

TELEGRAPH | POERNOMO GONTHA RIDHO


BERITA TERPOPULER LAINNYA:

MUI: Yang Menentukan Kafir Itu Allah, Bukan Orang

Meteor Biru Berberntuk Lafadz Allah Jatuh di Cirebon

Kapolda: Perampok Bank Niaga Dilakukan Profesional

Induk Umat Manusia Hidup 200 Ribu Tahun Lalu

NU-Muhammadiyah Sepakat Koruptor itu Kafir

Kenapa Masa Jabatan Presiden Perlu Dibatasi?

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X