Facebook Akan Merilis Layanan Berbasis Lokasi

Facebook Akan Merilis Layanan Berbasis Lokasi

CEO Facebook Mark Zuckerberg saat konferensi pers layanan baru Facebook Placess. AP Photo/Tony Avelar

TEMPO Interaktif, Jakarta - Para pengguna Facebook tak lama lagi juga bakal bisa 'check in' lewat ponsel pintarnya. Pasalnya, situs jejaring sosial dengan pengguna terbanyak ini akan membenamkan layanan berbasis lokasi dengan nama Facebook Places.

 

Sebelumnya, beberapa situs jejaring sosial lain telah menyediakan layanan berbasis lokasi ini, antara lain Foursquare. Seakan tak mau ketinggalan dengan Foursquare, Facebook meluncurkan Facebook Places pada Rabu (18/8) malam lalu.

 

Dari Facebook Places ini nantinya para pengguna bisa menemukan kupon dan berbelanja badge atau berbagi info tempat dengan teman mereka seperti di Foursquare. Layanan berbasis lokasi seperti Fourquare atau Gowalla, sangat populer dan berkembang luas. Layanan ini dapat digunakan di ponsel pintar yang mempunyai GPS dan perangkat penanda lokasi.

Sayangnya, fitur baru yang akan dirilis Facebook ini baru bisa dinikmati para pengguna iPhone saja. Mereka baru dapat menggunakannya, setelah mengunduh aplikasi ini di iPhone. Sedangkan untuk ponsel layar sentuh lainnya, aplikasi Places ini dapat dicari di touch. facebook.com dari mobile browser.

 

Menurut survey dari PEW Internet dan American Life Project, kurang lebih 5 persen pengguna internet di Amerika Serikat telah menggunakan layanan berbasis lokasi seperti Foursquare atau Loopt.

Untuk mengtahui cara kerjanya di iPhone, ketuklah tombol Check in pada aplikasi Places di iPhone. Dari sana akan terlihat daftar berbagai tempat, dan pengguna dapat memilih tempat yang cocok. Jika tempat tersebut tak berada di daftar, pengguna dapat mencari dan menambahkannya. Setelah Check In, Facebook akan memposting sebuah cerita di news feed teman dan masuk di recent activity.

"Ketika anda check in, anda juga dapat men-tag teman yang ada bersama Anda saat itu. Sama seperti anda tag sebuah teman dalam sebuah update status atau foto," ujar Michael Sharon, Facebook Product Marketing for Places.

Sedangkan Product Marketing Manager Facebook, Ana Yang Muller nengatakan Facebook menciptakan Places karena melihat cara orang-orang dalam menggunakan situs. "Pengguna mengatakan dimana dan dengan siapa mereka, dan memperbarui status mereka. Place membuat check in lebih mudah," ujarnya.

Ketua Analis Sterling Market Intelligence Greg Sterling mengakui Places bakal menjadi pesaing berat Foursquare. Namun Ia yakin Foursquare dapat bertahan, karena telah mencapai momentumnya pada bulan lalu di pasar geo-lokasi, dengan tak kurang dari 2,5 juta pengguna dan sejuta check in dalam sehari pada Juli lalu.

"Bagaimanapun Foursquare adalah perusahaan yang mungkin paling bertahan jika Places meluncur dan menjadi arus utama," ujar Greg Sterling.

Dia mencatat beberapa perbedaan antara Places dan Foursquare. Salah satunya Facebook tidak menawarkan penghargaan untuk yang sedang check in. Sedangkan keunggulan Facebook karena mempunyai audiens yang lebih masif ketimbang Foursquare.

Sterling mengatakan Foursquare tumbuh dan berkembang cepat. Mereka juga sudah mengetahui Check in bakal menjadi sebuah komoditas. "Mereka tidak akan mati tetapi justru akan lebih tertantang," ujar Sterling.
AP/NEWSFACTOR/DIAN YULIASTUTI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X