Awasi Perbatasan Malaysia, TNI AL Tak Tambah Kapal Patroli

Awasi Perbatasan Malaysia, TNI AL Tak Tambah Kapal Patroli

Puluhan KRI TNI/Polri parade pada puncak acara Sail Banda di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, (3/8). TEMPO/Subekti.

TEMPO Interaktif, SIDOARJO - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan TNI AL tidak akan menambah jumlah armada kapal patroli di kawasan perbatasan Indonesia - Malaysia.

"Saat ini di Selat Malaka sudah ada tujuh kapal dan di Selat Singapura ada empat kapal yang dioperasikan setiap hari. Dan saya kira jumlahnya sudah cukup," kata KSAL usai melakukan peletakan batu pertama perumahan nondinas TNI AL `Griya Bahari Indah` di desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu 21 Agustus 2010.

Menurut dia, kedua negara perlu mempelajari bersama atau duduk dalam satu meja terkait penentuan batasan wilayah terutama di laut tersebut. Sejauh ini, belum ada kesepahaman antardua negara mengenai hubungan kedua negara memanas.

Apalagi kejadian penangkapan tujuh nelayan Malaysia oleh kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di perairan Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang belum ada keputusan bersama antardua negara.

Akibatnya, tiga petugas DKP yang mengamankan tujuh nelayan Malaysia justru ditangkap oleh Polisi Malaysia.

Di Sidoarjo, KSAL meresmikan pembangunan 697 unit rumah nondinas TNI AL di Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jatim.

WDA | ANT

Komentar (6)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
saya sangat setuju jika anggaran alutista TNI di lipat gandakan,ketimbang uang rakyat di korupsi oleh oknum2 politik,dan saya juga setuju jika pejabat2 yg korup disamakan dengan teroris/dan hukumannya di hukum mati!
0
0
BBCN NEWS!! Indonesia telah \" import \" 500bh Sukhoi 400bh heli tempur,800bh rudal 1000km,700bh rudal 3000km,150bh hulu ledak nuklir,60bh kapal perang,30 kapal selam+120 kapal selam produksi indonesia,25 pesawat pembom tanpa awak,ratusan missile anti pesawat dan ratusan anti tank,puluhan radar canggih,ribuan persenjataan ringan+\"scret weapon\" dengan tekhnologi tinggi. SO ..DONT WORRY...INDONESIA READY FOR BIG WAR!!!!WHENEVER ENEMY WANT IT.
0
0
mari kita sama2 berdoa prajurit AD AL AU yang ada di perbatasan diberi keselamatan dalam melaksanakan tugas, dan atasan kita memperhatikan semua yang tugas diperbatasan, termasuk tunjangan perbatasan mudah2an dapat semua dan merata. Amin.
0
0
dari tahun ke tahun menjaga perbatasan giliran turun tunjangan perbatasan sebagian saja prajurit yang dapat.sebatik dan nunukan sama2 di tapal batas, jaga ambalat sama2 tp tunjangan sebagian yang dapat, ironisnya tarakan dan malinau jd dapt tunjangan tsb, tp mudah2an dapat semua. Amin
0
0
lho mau nambah dari mana dananya? TNI AL kan selalu tekor? Negara Laut, mandul Angkatan Lautnya ya baru kita ini. Hanya dengan Kapal Dewaruci, kapal kayu yang bikinan Jerman itu, mana tahan kita hadapi gempuran Malaysia? Kalau show2, poco2, dansa2, ber gaya2 dimuka cewek2, ya kita jagonya.
Selanjutnya
Wajib Baca!
X