Ramadan, Persediaan Darah PMI Gorontalo Kosong

TEMPO Interaktif, Gorontalo – Sejak awal Ramadan hingga saat ini, persediaan darah di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Gorontalo, mengalami kekosongan.

“Hingga hari ke-11 Ramadan, persediaan darah kosong sama sekali,” kata Linda Olii, Manajer Kualitas Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Gorontalo, Sabtu (21/8).

Kekosongan persediaan darah itu, kata Linda, diakibatkan tak satupun pendonor darah yang menyumbangkan darahnya. Ia menduga, hal itu terkait dengan Bulan Suci Ramadan. “Mungkin karena Ramadan, tak satupun warga atau relawan yang mau mendonorkan darah,” ungkap Linda.

Tak hanya itu, instansi pemerintah yang biasanya bisa diharapkan, juga tak mau melakukan kegiatan donor darah ketika ditawarkan pihaknya. Karena kekosongan itu, kata Linda, jika ada warga yang membutuhkan darah, maka mereka harus menyediakan pendonor sendiri.
“ Mau bagaimana lagi, tak ada stok darah pada kami,” katanya.

Padahal di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kota Gorontalo adalah satu-satunya unit transfusi darah dan selalu menjadi rujukan hampir seluruh rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat di daerah tersebut.

Sementara itu, menurut Linda, makelar darah yang biasanya marak terjadi dan selalu muncul di kantor mereka selama ini, tak satupun yang muncul dan menawarkan jasa ketika ada warga yang membutuhkan. “Bisa saja para makelar darah ini hilang karena ini adalah bulan puasa,” ujarnya.

CHRISTOPEL PAINO