Keluarga Belum Jenguk Korban Tewas Kecelakaan Lift

TEMPO Interaktif, Jakarta -Kakak kandung petugas cleaning service yang tewas terjepit di lift Menara Bank Mega Mampang, jakarta Selatan, belum melihat jasad adiknya. "Saya belum lihat jenazahnya. Tadi pagi jam 9 ditelpon oleh keluarga. Karena saya lagi di luar, cuma dapat kabar meninggal," kata kakak kandung korban, Jayadi, 42, saat ditemui di ruang jenazah RSCM, Minggu (22/8).

Selain belum melihat kondisi terakhir korban, dia juga mengaku belum mengetahui penyebab adiknya meninggal. "Cuma dibilangin kalau meninggal waktu lagi kerja. Cuma ada informasi terjepit lift," ujar Jayadi.

Sehari-hari, korban bekerja sebagai cleaning service di Menara Bank Mega Mampang, Jakarta Selatan. "Kurang lebih udah 2 tahun." Korban memiliki seorang istri dengan dua orang anak.

Riyan, korban tewas terjepit lift lahir, tinggal di Kelapa 3 RT 002/RW 006, Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Saat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), lelaki 35 tahun itu berseragam  abu-abu dan celana panjang hitam. Selama otopsi dilakukan, pihak keluarga ditemani petugas keamanan Bank Mega.

Keponakan korban, Yusuf, mengatakan pergaulan korban selama ini dinilai tidak pernah ada masalah. Rencananya, setelah diotopsi korban akan langsung dibawa ke rumah keluarga di Lenteng Agung dan  langsung dimakamkan. Kasus ini sedang ditangani Kepolisian Sektor  Mampang.

ROSALINA