Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih. TEMPO/ Yosep Arkian
Topik
Menteri Kesehatan Kunjungi Empat Korban Ledakan
TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih pada Selasa 24 Agustus 2010 mengunjungi empat korban ledakan tabung gas 3 kg yang dirawat di unit luka bakar lantai 2, Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. "Saya datang untuk melihat sejumlah pasien akibat tabung gas, ada empat pasien, dua perempuan dan dua laki-laki," kata Endang dalam keterangan pers usai menengok kempat korban.
Keempat korban tersebut adalah Agif Gifar Gufroni (22 Tahun), warga Tambora, Jakarta Barat korban ledakan pada 20 Agustus 2010, Leni Marlina (25 tahun) dan Lia Agustina (1 tahun), Ibu dan anak warga Cakung, Jakarta Timur yang terkena ledakan 28 juli 2010, dan Syamsul Hadi (53 tahun), warga matraman, Jakarta Timur yang terkena ledakan pada 8 agustus 2010. "Rata-rata mengalami luka bakar 19 persen," Endang menjelaskan.
Diantara seluruh korban tersebut, Endang melanjutkan, tidak ada yang harus menjalani operasi yang lebih besar. "Hanya perlu operasi penanaman kulit, dan mereka ada yang tiga pekan lagi segera sehat kembali," katanya.
Direktur Rumah Sakit Pusat Pertamina Musthofa Fauzi menyatakan setiap korban yang dirawat di unit luka bakar, akan diperiksa pula oleh psikiater dan psikolog. "Karena korban luka bakar kan mengalami trauma psikologis," jelasnya.
Harnadi, perawat di unit luka bakar menyatakan korban Syamsul Hadi sudah membaik 60 persen. "Tinggal 10 persen sembuh," katanya.
Syamsul, Ia menerangkan, merupakan pasien terlama yang masuk di Rumah Sakit Pusat.Pertamina. Adapun ketiga pasien yang lain, kata Harnadi, merupakan pasien rujukan.
Dianing Sari