Topik
Dua Puluh Mahasiswi YPPII Diduga Keracunan Makanan
TEMPO Interaktif, Malang - Sebanyak 20 mahasiswi Institut Injil Indonesia, Batu, Malang, Jawa Timur diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan.
Sementara yang memberi makanan ialah pengurus asrama perguruan tinggi itu, Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII).
Kedua puluh mahasiswi itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Paru, Rumah Sakit dr Eti, dan Rumah Sakit Hasta Brat. Ketiga rumah sakit berada di Kota Batu.
Seorang mahasiswi bernama Farida mengatakan, pada Senin (23/8) mereka bersantap makan malam di asrama YPPII dengan menu nasi, ikan tongkol goreng, sayur bening, terong, dan jagung, ditambah potongan buah nanas. Minumannya, hanya air putih.
Persis menjelang tengah malam, Farida mengalami pusing dan mual. “Teman-temannya juga mengalami hal serupa. "Lalu kami dibawa ke rumah sakit," kata Farida yang dijumpai Tempo di RS Paru di Jalan Ahmad Yani nomer 10, Kelurahan Ngaglik, Batu, Selasa (24/8) sore.
Juru Bicara YPPII Lucky Pattinama mengatakan pihaknya sedang menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan dan minuman dari Dinas Kesehatan pemerintah daerah setempat. Ia tak berani menduga penyebab 20 mahasiswi itu pusing dan mual.
"Belum bisa dipastikan mereka keracunan. Karena makanan dan minuman yang sama dikonsumsi mahasiswa lain dan tidak semuanya bernasib sama. Padahal mereka sama-sama makan di asrama,"” kata Lucky.
ABDI PURNOMO





